Musim kemarau memicu krisis air bersih di Kota Bandar Lampung. Salah satunya melanda ratusan warga atau 150 kepala keluarga (KK) di Perumahan Alam Asri, RT 1, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Sumur yang menjadi sumber utama air bersih warga mulai mengering.
Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Lampung Muhammad Fareza Revanza mengatakan telah menerima laporan warga terkait sumur warga yang mulai mengering akibat musim kemarau.
"Untuk saat ini ada enam laporan kekeringan. Semuanya berasal dari Bandar Lampung. Empat laporan berkaitan dengan gangguan teknis layanan PDAM, sedangkan dua laporan lainnya disebabkan sumur warga mengering," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fareza menjelaskan, selain di Kecamatan Panjang, kejadian serupa juga terjadi di Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal. Saat itu, 4 KK atau 14 jiwa kesulitan mendapat air bersih karena sumur mengering dan layanan air bersih tidak berfungsi.
Meski belum menerima laporan resmi kejadian kekeringan dari kabupaten/kota lainnya, dia menyebut jika pihaknya memperoleh informasi debit air sumur di sejumlah daerah mulai mengalami penurunan.
"Kami mendapat informasi volume air sumur di beberapa wilayah mulai berkurang. Kemungkinan karena belum sampai benar-benar kering, sehingga belum ada laporan resmi yang masuk," katanya.
BPBD mengingatkan potensi kekeringan masih berpeluang meluas seiring musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Berdasarkan kajian risiko bencana (KRB), hampir seluruh wilayah di Lampung memiliki tingkat kerawanan kekeringan kategori sedang hingga tinggi.
"Hampir seluruh wilayah Lampung berpotensi terdampak kekeringan pada musim kemarau kali ini. Karena itu, kami mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air dan meningkatkan kewaspadaan apabila debit sumur terus menurun," ujar Fareza.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah penanganan apabila dampak kekeringan semakin meluas.
