Kemarau di Lampung Selatan Meluas, 70 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

Lampung

Kemarau di Lampung Selatan Meluas, 70 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Minggu, 19 Jul 2026 23:01 WIB
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan menyalurkan air bersih
Foto: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan menyalurkan air bersih (Dok. Istimewa)
Lampung Selatan -

Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) setempat mencatat telah menyalurkan 69.950 liter air bersih ke 18 titik terdampak kekeringan sepanjang Maret hingga pertengahan Juli 2026.

Kepala Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan sebagai respons atas permintaan warga yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat menurunnya debit sumur maupun sumber air lainnya.

"Setiap ada laporan masyarakat, kami lakukan asesmen terlebih dahulu. Jika memang membutuhkan bantuan, armada langsung kami kerahkan untuk menyalurkan air bersih," kata Rully, Minggu (19/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rully menjelaskan, penyaluran air bersih berlangsung sejak 7 Maret hingga 16 Juli 2026. Selama periode tersebut, mobil tangki dari Pos Damkar Kalianda, Jati Agung, Tanjung Bintang, Palas, dan Katibung diterjunkan untuk melayani kebutuhan warga.

Wilayah yang menerima bantuan tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kalianda, Jati Agung, Tanjung Bintang, Palas, dan Katibung. Kecamatan Kalianda menjadi daerah dengan frekuensi distribusi air bersih terbanyak.

ADVERTISEMENT

Penyaluran terakhir dilakukan pada Kamis (16/7) malam di Dusun Suka Damai, Gang Koboy, Desa Babatan, Kecamatan Katibung. Sebanyak 4.000 liter air bersih dari PDAM disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan.

Petugas Regu 2 Pos Damkar Kalianda mulai bergerak menuju lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dan menyelesaikan distribusi air sekitar pukul 21.10 WIB.

Rully menambahkan, pihaknya akan terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau. Ia juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih dan segera melapor apabila mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.

"Seluruh pos Damkar tetap siaga untuk merespons permintaan bantuan air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," pungkasnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads