Debit Sungai Musi Palembang Turun, Pasokan Air Bersih Dijamin Aman

Sumatera Selatan

Debit Sungai Musi Palembang Turun, Pasokan Air Bersih Dijamin Aman

Irawan - detikSumbagsel
Kamis, 23 Jul 2026 23:00 WIB
Sungai Musi memiliki peran penting dalam denyut ekonomi masyarakat Palembang. Selain menjadi ikon kota, sungai ini juga menjadi pusat aktivitas ekonomi yang terus hidup dari pagi hingga malam hari.
Foto: Sungai Musi Palembang (Gilang Faturahman/detikFoto)
Palembang -

Musim kemarau yang berlangsung sejak awal Juni mulai berdampak terhadap kondisi Sungai Musi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Debit air sungai mengalami penurunan seiring minimnya curah hujan di sejumlah daerah hulu.

Berdasarkan hasil pemantauan Automatic Water Level Recorder (AWLR) Sekanak, tinggi muka air (TMA) Sungai Musi saat ini tercatat berada di angka 1,27 meter. Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya pasokan air dari wilayah hulu akibat rendahnya intensitas hujan selama beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, Pemerintah Kota Palembang memastikan kondisi tersebut belum berdampak terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang untuk memastikan distribusi air bersih tetap berjalan normal.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM Tirta Musi. Alhamdulillah, meskipun debit Sungai Musi mengalami penurunan, sampai saat ini pelayanan air bersih kepada masyarakat Palembang masih berjalan normal dan belum terdampak," katanya kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

ADVERTISEMENT

Dewa mengungkapkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi penurunan debit air Sungai Musi. Menurutnya, pemerintah terus memantau perkembangan kondisi sungai dan memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi.

"Saya mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Saat ini kebutuhan air bersih masyarakat Palembang masih aman dan belum terpengaruh oleh turunnya debit air Sungai Musi," ungkapnya.

Selain memastikan pelayanan air bersih tetap aman, Dewa juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau. Salah satunya dengan memperbanyak konsumsi air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi akibat cuaca panas.

"Musim kemarau identik dengan suhu yang lebih panas. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk memperbanyak minum air putih agar kesehatan tetap terjaga," katanya.

Tak hanya itu, Dewa juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menimbulkan kabut asap dan mengganggu aktivitas masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan selama musim kemarau," tegasnya.

Pemerintah Kota Palembang, kata Dewa, akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PDAM Tirta Musi dan instansi terkait, untuk memantau kondisi Sungai Musi selama musim kemarau berlangsung. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi apabila terjadi penurunan debit air yang lebih signifikan di kemudian hari.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads