- Daftar Contoh Puisi Hardiknas 2026 Puisi Hardiknas 2026 #1 Pena Puisi Hardiknas 2026 #2 Senandung Literasi Puisi Hardiknas 2026 #3 Menggapai Impian Puisi Hardiknas 2026 #4 Disabel Penyemangat Puisi Hardiknas 2026 #5 Guru Puisi Hardiknas 2026 #6 Kukenang Pengabdianmu Puisi Hardiknas 2026 #7 Gema Literasi
Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei sebagai momen untuk mengenang pentingnya pendidikan bagi kemajuan bangsa. Pada peringatan ini, sekolah biasanya mengadakan berbagai kegiatan maupun tugas yang berkaitan dengan tema pendidikan.
Salah satu kegiatan yang sering diadakan adalah lomba atau tugas membuat puisi. Bagi detikers yang masih bingung ingin membuat puisi apa, berikut detikSumbagsel sajikan 7 contoh puisi Hardiknas 2026 yang bisa dijadikan referensi. Yuk, simak!
Daftar Contoh Puisi Hardiknas 2026
Dirangkum dari berbagai buku seperti Puisi Pendidikan karya Rabiah, dkk., Pijar: Antalogi Puisi Pendidikan karya Heny Hartono, dkk., Antalogi Puisi Pendidikan karya Ni Nengah Restari, dkk., berikut ini kumpulan puisi Hari Pendidikan Nasional 2026:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puisi Hardiknas 2026 #1 Pena
Karya: Ade Lanuari Abdan Syakuro
Pena...
Kuikat ilmu dengannya...
Kutulis kisah sejarah bersamanya...
Pena...
Kugapai cita-cita dengannya
Tak lupa teriring doa dan usaha
Sebagai wujud penghambaanku pada sang Pencipta
Pena...
Bersamanya, kutulis cerita cinta berbau surga
Agar manusia tak terjebak pada dunia yang fana
Tak jelas asalnya, tak jelas pula hasilnya
Pena...
Simbol peradaban dari zaman purba ke zaman aksara
Di mana manusia tak lagi menghambakan diri pada mitos yang tak jelas asalnya
Pena...
Dengannya, hidup manusia menjadi mulia
Lantaran mencari ilmu untuk kesejahteraan dunia
Puisi Hardiknas 2026 #2 Senandung Literasi
Karya: Anisah Izdihar Nukma
Senja ini semburat merah mewarna langit yang abu
Anganku terbang pada masa belajar mengeja
Kala itu, aku tersenyum mendengar dongeng pelajar nusantara
Sang penakluk bukit, penyisir sungai yang handal
Pada pengejar ilmu, penggerak peradaban
Teruntuk pecinta ilmu
Membaca adalah bukti rindu yang menyeruak
Memaksa mata terkunci dengan baris dan baitnya
Lantas waktu bertransformasi jadi anak panah berkecepatan tak hingga
Dunia memang tak menjadi milikku, tapi aku mencipta duniaku sendiri
Aku ingin berkata lewat aksara, goresan pena
Merapal doa dan nasihat untuk maslahat
Diam untuk membaca, berkata untuk bercerita
Sebab literasi tak melulu tentang seni, tapi juga keinginan berbagi
Tinta senja adalah kapitalis bagi zaman yang tengah miris
Malam segera tiba, tapi fajar pasti menyingsing setelahnya
Maka mimpi dan usaha harus digerilya demi mentari yang lebih jingga
Puisi Hardiknas 2026 #3 Menggapai Impian
Karya: Ni Nengah Restari
Senyum terukir tipis
Menghias bibir yang manis
Langkah demi langkah berpijak
Mengejar angan yang bijak
Sejuta harapan kurengkuh
Laksa rintangan kutempuh
Laksa menuju kemenangan
Menggapai impian
Riang gembira jalan hidup
Hati ikhlas bahagia datang
Perjuangan dan doa penuh ikhlas
Bawa berkah yang berlimpah
Puisi Hardiknas 2026 #4 Disabel Penyemangat
Karya: Sriyatun
Kaki tak mampu melangkah
Tapi pantang nyerah
Tangan tak mampu menggenggam
Tapi pantang muram
Telinga tak mampu mendengar
Tapi mampu berkelakar
Mulut tak mampu bercakap
Namun terampil berucap
Kekurangan tak jadi pantangan
Kekurangan menjadi kelebihan
Ketidakmampuan membuatnya cekatan
Semangatnya meningkatkan keterampilan
Tiada kata menyerah
Tiada kata lelah
Segala karya cipta berhasil ditoreh
Segula piala terpajang indah
Dalam kekurangan dan keterbatasan mereka tetap melangkah
Disabel kau mampu berbuat
Disabel kau penyemangat
Puisi Hardiknas 2026 #5 Guru
Karya: Agnes Valentina Christa
Guru
Itulah pahlawanku
Itulah panutanku
Itulah harapanku
Guru
Sosok yang tidak kenal lelah
Sosok yang tidak kenal bosan
Dalam memerangi kebodohan negeri ini
Guru
Sungguh mulia perbuatanmu
Sungguh tak habis ilmumu mengalir
Oh guru...
Ku berdoa agar kau terus menerangi negeri ini dengan pelita ilmumu
Puisi Hardiknas 2026 #6 Kukenang Pengabdianmu
Karya: Viola Ghea Meininda
Bersyukur kumemilikimu
Tanpamu... bagaimana jadinya hidupku?
Takkan ada masa depan cemerlang
Takkan jadi gemerlap bagai bintang
Berkat engkau wahai guruku
Dunia menjadi ceria
Penuh makna dan cerita
Layaknya kehadiran pelangi sehabis hujan
Ilmu darimu selalu kunantikan
Hadirnya pendidikan dalam hidup
Memberi warna yang awalnya redup
Memberi semangat anak bangsa
Dalam menggapai harap dan cita
Tak terhitung pengabdianmu, wahai guruku
Pengabdian yang kau beri...
Bagi seluruh anak didikmu
Bagi kehidupan nusa dan bangsa
Dan bagi kemajuan para penerus bangsa negara
Bagaimana mungkin dapat kulupakan...
Jasamu dalam hidupku... wahai guruku
Engkau mengajariku melihat warna yang indah
Engkau mengajariku menulis dan melukis
Engkau menuntunku melihat kata yang harus dibaca
Ucapan terima kasihku untuk dirimu wahai guruku
Akan ilmu dan pengabdian yang telah kau percayakan
Kan kukenang dan kujadikan bekal di masa depan
Dari dalam lubuk hati, kuberharap lelahmu...
Dapat terganti dengan sukses anak-anakmu
Yang membuat senyum terukir di bibirmu
Ku kan menemui wahai pahlawanku
Ketika dewasa menjelang
Ketika sukses dan keberhasilan menyapa
Untuk mensyukuri hadirnya dirimu wahai guruku
Puisi Hardiknas 2026 #7 Gema Literasi
Dua ribu dua puluh enam telah datang
Membawa gema di sela cakrawala
Pendidikan tidak lagi hanya sekadar bangku dan buku
Tetapi tentang mimpi yang tidak boleh lagi kaku
Kita adalah penjelajah di samudera ilmu
Menghilangkan sunyi, menyingkirkan ragu
Dengan teknologi dan budi di dalam dada
Kita bangun Indonesia yang luar biasa
Hormat bagi Guru, atas setiap jasanya
Untuk menyalakan api di setiap jiwa
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026
Mari melangkah, taklukkan batasan diri
Demikian 7 contoh puisi Hardiknas 2026. Semoga bermanfaat ya detikers!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
