Kapan Hari Pendidikan Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarahnya

Kapan Hari Pendidikan Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarahnya

Widia Ardhana - detikSumbagsel
Selasa, 28 Apr 2026 10:00 WIB
Hari Pendidikan Nasional 2 Mei
Ilustrasi Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Kapan Hari Pendidikan Nasional 2026? Pertanyaan ini kerap muncul menjelang bulan Mei. Hardiknas atau Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, dan pada 2026, tanggal tersebut jatuh pada hari Sabtu.

Nah detikers, berikut informasi lengkap seputar Hari Pendidikan Nasional 2026, mulai dari status hari libur, sejarah, hingga makna di balik peringatannya!

Apakah Hardiknas 2026 Termasuk Hari Libur?

Dilansir dari detikEdu, meski diperingati setiap tahun, Hari Pendidikan Nasional bukanlah hari libur nasional maupun cuti bersama. Hal ini telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Libur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketentuan serupa juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 yang tidak menyebut Hardiknas sebagai hari libur nasional.

Namun, karena tahun ini Hardiknas jatuh pada hari Sabtu, masyarakat yang menerapkan hari Sabtu sebagai libur akhir pekan tetap bisa menikmati hari tersebut sebagai hari libur.

ADVERTISEMENT

Sejarah dan Latar Belakang Hardiknas 2 Mei

Dilansir dari detikNews, penetapan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional merujuk pada tanggal lahir Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional yang lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta.

Pemerintah menetapkan tanggal tersebut sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangannya dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Keppres RI Nomor 316 Tahun 1959.

Nama asli Ki Hajar Dewantara adalah RM Suwardi Suryaningrat. Ia dikenal sebagai lulusan STOVIA, sekolah kedokteran pada masanya, sebelum akhirnya berkarir sebagai wartawan di sejumlah media surat kabar seperti De Express, Utusan Hindia, dan Kaum Muda.

Lebih dari sekadar jurnalis, ia juga dikenal berani menentang kebijakan kolonial Belanda yang hanya memperbolehkan anak-anak Belanda dan kaum priyayi mengenyam pendidikan.

Kritik tajamnya terhadap pemerintah kolonial membuat Ki Hajar Dewantara diasingkan bersama Ernest Douwes Dekker dan Cipto Mangoenkoesoemo, ketiganya kemudian dikenal sebagai Tiga Serangkai.
Sekembalinya dari pengasingan, ia mendirikan lembaga pendidikan bernama Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa, yang menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Indonesia.

Makna Hardiknas bagi Dunia Pendidikan

Dikutip dari laman Kemendikdasmen, Hardiknas bukan sekadar peringatan hari lahir Ki Hadjar Dewantara. Momentum ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh insan pendidikan untuk kembali menumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme.

Ki Hadjar Dewantara pernah berpesan bahwa pendidikan sejati adalah yang memerdekakan cara berpikir anak bukan sekadar menghafal, melainkan melatih mereka untuk mencari sendiri pengetahuan dengan pikiran mereka sendiri.

Itulah informasi lengkap seputar Hari Pendidikan Nasional 2026. Semoga semangat Ki Hajar Dewantara terus menginspirasi kita semua. Selamat Hari Pendidikan Nasional, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Makna Pendidikan ala Ki Hajar Dewantara"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads