Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang, Sumatera Selatan, selama hampir tiga jam, Selasa (21/4/2026), menyebabkan banjir di sejumlah titik. Akibatnya, larus lalu lintas, khususnya di kawasan simpang lampu merah Polda Palembang tersendat.
Genangan air muncul di berbagai ruas jalan utama hingga setinggi ban mobil, bahkan di beberapa lokasi mencapai lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat dan sejumlah kendaraan, terutama roda dua, mengalami mogok.
Berdasarkan pantauan detikSumbagsel, hujan turun sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Banjir terpantau di sejumlah titik seperti Simpang Polda, Jalan Jenderal Sudirman, Kolonel H. Burlian, Kambang Iwak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu Kapten A. Rivai, Simpang Lima DPRD Sumsel, Angkatan 45, Angkatan 66, kawasan Dempo, MP Mangkunegara, hingga Jalan R. Sukamto.
Akibat banjir tersebut, banyak pengendara terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan. Sejumlah warga juga mengalami kendala pada kendaraan mereka.
Salah seorang warga di Jalan R. Sukamto, Rahmat, mengaku motornya sulit dinyalakan akibat hujan deras.
"Sejak hujan deras mulai sekitar pukul 14.00 WIB, motor saya jadi sulit dinyalakan. Saya sampai harus menunggu beberapa saat dulu baru bisa hidup," ujarnya.
Pengendara lain, Dika mengatakan banjir yang terjadi di Palembang ini selalu berulang. Dia meminta pemerintah untuk segera mengatasi masalah banjir tersebut.
"Menurut saya, banjir ini selalu terulang setiap hujan deras dan harus segera mendapat perhatian serius, karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat," ujarnya.
Hal senada dikatakan warga lainnya bernama Ayu yang mengatakan hujan tiga jam yang melanda Palembang membuat sejumlah daerah terendam banjir.
"Saya terjebak banjir di Kolonel H Burlian karena di sini memang daerah langganan banjir, hujan sebentar saja langsung banjir," singkatnya.
Artikel ini dibuat oleh Desti Wulandari peserta maganghub kemnaker bersertifikat detikcom.
