Banjir di OKU Meluas, 16 Desa Terendam Banjir dan 1.277 Rumah Terdampak

Sumatera Selatan

Banjir di OKU Meluas, 16 Desa Terendam Banjir dan 1.277 Rumah Terdampak

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Sabtu, 18 Apr 2026 14:40 WIB
Banjir di wilayah Desa Kampai, Kecamatan KPR, OKU.
Banjir di wilayah Desa Kampai, Kecamatan KPR, OKU. (Foto: Istimewa/BPBD OKU)
OKU -

Memasuki hari keempat, banjir yang melanda wilayah Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terus meluas dan berdampak signifikan terhadap masyarakat. Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah OKU mencatat ada 16 desa terendam banjir dengan 1.277 rumah terdampak.

Kepala BPBD OKU Januar Effendi mengatakan sebanyak 1.413 kepala keluarga (KK) atau sekitar 5.295 orang terdampak bencana banjir. Banjir kini telah meluas ke 16 desa yang tersebar di lima kecamatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa intensitas dan cakupan banjir terus meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Wilayah terdampak terus bertambah. Hingga saat ini, ada 16 desa di lima kecamatan yang terdampak banjir. Jumlah warga yang terdata terdampak banjir sebanyak 1.206 rumah yang dihuni 1.342 KK atau 5.011 jiwa," ujar Januar, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia merincikan, dampak banjit yang terjadi di lima kecamatan. Kecamatan Baturaja Timur, dampak banjir terjadi di enam desa/kelurahan. Yakni di Kelurahan Pasar Baru 8 rumah dihuni 32 jiwa (8 KK), Kelurahan Baturaja Lama 15 rumah dihuni 60 jiwa (15 KK), dan Desa Terusan 13 rumah dihuni 52 jiwa (13 KK).

Desa Tanjung Baru 15 rumah dihuni 75 jiwa (15 KK), Desa Tanjung Kemala 3 rumah dihuni 12 jiwa (3 KK), dan Kelurahan Kemalaraja 64 rumah dihuni 256 jiwa (64 KK).

ADVERTISEMENT

Kemudian di Kecamatan Baturaja Barat, dampak banjir terjadi di Kelurahan Tanjung Agung sebanyak 5 rumah dihuni 20 jiwa (5 KK). Kecamatan Lubuk Batang, banjir terjadi di Desa Lubuk Batang Lama sebanyak 245 rumah dihuni 720 jiwa (223 KK) dan Desa Gunung Meraksa 200 rumah dihuni 800 jiwa (250 KK).

Di Kecamatan Peninjauan, banjir terjadi di Desa Kepayang yang merendam 80 rumah dihuni 320 jiwa (80 KK) dan Desa Belimbing 50 rumah dihuni 200 jiwa (50 KK).

Dan di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), banjir terjadi di Desa Bunglai merendam 19 rumah dihuni 80 jiwa (20 KK), Desa Lubuk Kemiling 18 rumah dihuni 72 jiwa (18 KK), Desa Kedaton 356 rumah dihuni 1.800 jiwa (450 KK), Desa Kampai 115 rumah dihuni 512 jiwa (128 KK), dan Desa Suka Pindah 71 rumah dihuni 284 jiwa (71 KK).

"Dampak banjir ini meluas di wilayah Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya. Jika sebelumnya banjir terjadi di dua desa, kini meluas ke lima desa," jelasnya.

Kepala Pusdalops BPBD OKU Gunalfi menambahkan banjir yang terjadi di wilayah OKU berangsur surut. Hasil peninjauan di lapangan, banjir menyisakan wilayah KPR.

"Tinggal yang masih mengalami banjir genangangan di wilayah Kecamatan KPR dan itu pun alhamdulilah hasil dari pantauan rekan-rekan kecamatan dan petugas BPBD disana sebagian wilayah sudah berangsur-angsur turun dan sebagian masih mengalami banjir genangan seperti Desa Lubuk Kemiling," ujarnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads