Bahaya Screen Time Berlebih pada Anak dan Batas Aman Menurut WHO

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Sabtu, 18 Apr 2026 05:30 WIB
Foto: Ilustrasi screen time (Getty Images/Pitsanu Jaroenpipitaphorn)
Palembang -

Penggunaan gadget pada anak kerap menjadi solusi instan bagi orang tua di tengah kesibukan sehari-hari. Namun, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak.

Di balik kemudahannya, screen time berlebih justru memengaruhi kesehatan fisik hingga kondisi emosional anak. Bahkan, anak usia dini tidak dianjurkan terlalu sering terpapar layar.
Berikut detikSumbagsel merangkum dampak, tips mengatasi, hingga durasi screen time yang aman untuk anak. Yuk, simak!

Dampak Buruk Screen Time Berlebih pada Anak

Dilansir dari laman Rumah Sakit Hermina, berikut sejumlah dampaknya bagi anak, antara lain:

1. Gangguan Perkembangan Otak

Masa anak-anak merupakan periode terpenting untuk perkembangan otak. Screen time yang berlebih dapat mengganggu perkembangan anak-anak karena mengakibatkan berkurangnya interaksi dan aktivitas fisik yang mendukung perkembangan motorik dan kognitif mereka.

2. Masalah Kesehatan Fisik

Screen time berlebih juga mengakibatkan obesitas terhadap anak secara tidak langsung karena gaya hidup sendetari (pola hidup kurang gerak).

Selain itu penggunaan handphone atau perangkat elektronik lainnya dalam waktu lama juga mengakibatkan sejumlah masalah kesehatan pada mata seperti, mata kering, rabun jauh, dan lain sebagainya.

3. Gangguan Tidur

Cahaya biru yang dipancarkan oleh perangkat elektronik juga berdampak pada terganggunya produksi melatonin, yakni hormon yang mengatur siklus tidur.

Dampaknya anak-anak yang cenderung menghabiskan sebagian besar waktunya di depan layar cenderung mengalami kesulitan tidur atau kualitas tidur yang buruk.

4. Masalah Perilaku dan Emosional

Screen time berlebih juga kerap dihubungkan dengan peningkatan gangguan perilaku dan emosional pada anak, seperti kecemasan, depresi, dan hiperaktif. Anak-anak yang lebih cenderung menghabiskan waktu di depan layar memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk sulit mengelola emosinya dan berinteraksi dengan orang lain.

Tips Mengatasi Screen Time Berlebih untuk Anak

Dikutip dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat berikut sejumlah tips untuk mengatasi screen time anak, antara lain:

  • Dianjurkan untuk tidak memberikan akses handphone kepada anak di bawah usia dua tahun.
  • Berikan batasan durasi bermain handphone kepada anak agar tidak berlebihan.
  • Berikan waktu khusus untuk quality time bersama keluarga tanpa screen time.
  • Ajak anak melakukan aktivitas menyenangkan atau bermain untuk menciptakan kenangan baik.
  • Orang tua juga harus memberikan contoh dengan mengurangi screen time.

Durasi Screen Time yang Wajar untuk Anak Usia Dini

Dinukil dari jurnal Pengaruh Screen Time terhadap Perkembangan Anak Usia Dini oleh Eva Manfaatin dan Mita Aulia, berikut panduan durasi screen time yang wajar untuk anak usia dini berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO):

  • Anak usia di bawah hingga 1 tahun tidak dianjurkan terpapar screen time.
  • Anak usia 2 tahun sebaiknya memiliki durasi screen time kurang dari 1 jam per hari.
  • Anak usia 3 hingga 4 tahun dianjurkan tidak menggunakan perangkat layar lebih dari 1 jam per hari.

Panduan ini didasarkan pada pertimbangan jika anak usia dini harus lebih beraktivitas fisik, aktif bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan untuk menstimulasi perkembangannya.

Demikian informasi mengenai bahaya berlebih pada anak. Semoga bermanfaat.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



Simak Video "Video Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan bagi Bayi"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork