Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan kebijakan Work From Home (WFH) yang tengah diuji coba memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi biaya transportasi pegawai. Data sementara menunjukkan, dalam empat kali WFH selama sebulan, penghematan biaya personal kendaraan mencapai belasan persen.
"Kalau dihitung, empat kali WFH dalam satu bulan itu ada 18 persen penghematan dari biaya personal kendaraan, baik itu BBM dan lain sebagainya," ujar Herman Deru saat memberikan tanggapan ke Wakil Menteri Dalam Negeri terkait efisiensi WFH di Sumsel, Selasa (14/4/2026).
Deru menjelaskan bahwa capaian efisiensi ini akan menjadi poin penting yang dilaporkan kepada pemerintah pusat. Pihaknya tengah menyusun laporan komprehensif terkait implementasi kebijakan ini untuk diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu ini (capaian) akan kami berikan laporannya kepada Kementerian Dalam Negeri," tegasnya.
Deru tidak ingin gegabah dalam menetapkan kebijakan ini secara permanen. Evaluasi tetap akan dilakukan secara menyeluruh, terutama menyangkut aspek output kerja atau produktivitas aparatur selama tidak berada di kantor.
"Namun tentu kita akan menghitung juga produknya, apakah menjadi bertambah atau justru sebaliknya akibat WFH ini," jelas Deru.
Deru mengatakan bahwa masa evaluasi satu bulan pertama akan menjadi kunci penentu keberlanjutan program ini. Seluruh data komprehensif akan segera dirampungkan agar potret kebijakan ini terlihat jelas sebelum diserahkan ke Kemendagri.
"Karena ini baru jalan, maka dalam satu bulan saja kita sudah bisa mengevaluasi dan kita laporkan," pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
