Jumlah Pemudik di Sumsel Melonjak Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Sumatera Selatan

Jumlah Pemudik di Sumsel Melonjak Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Rabu, 18 Mar 2026 09:20 WIB
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang memastikan kesiapannya mengantisipasi cuaca buruk, selama momen Natal dan tahun baru (Nataru). Eksekutif General Manager SMB II Palembang, R Iwan Inaya mengatakan pihaknya memastikan soal kelancaran penerbangan.
Foto: Ilustrasi suasana di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang (Welly Jasrial Tanjung/detikSumbagsel)
Palembang -

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026. Diperkirakan, lonjakan pergerakan masyarakat di berbagai moda transportasi seperti di bandara, kereta api hingga jalan tol.

Prediksi tersebut sejalan dengan pernyataan dari Kementerian Perhubungan yang memperkirakan kepadatan arus mudik akan mencapai titik tertinggi pada H-2 Lebaran, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang pulang ke kampung halaman.

Secara nasional, jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang atau lebih dari separuhnya penduduk Indonesia. Di sektor penerbangan, lonjakan penumpang juga akan terjadi pada tanggal tersebut atau H-2 IdulFitri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang memproyeksi puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-2 Lebaran, yaitu tanggal 18 Maret 2026. Sedangkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+7 Lebaran, yaitu tanggal 28 Maret 2026.

"Total pergerakan pesawat diprediksi mengalami kenaikan 2,8% dari tahun 2025 dengan total 1.176 aircraft movement," kata General Manager SMB II Palembang, Ahmad Syauqi Shahab, Selesa (17/3/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Syauqi, prediksi pergerakan penumpang pada masa Lebaran tahun 2026 mencapai 188.129 orang, meningkat 3,8% dibandingkan tahun 2025.

"Hingga saat ini telah terdapat pengajuan 121 extra flight dari maskapai Garuda Indonesia, Lion Air, Super Air Jet, dan Citilink dengan tujuan Jakarta, Surabaya, Batam, Pangkal Pinang, Kualanamu, dan Yogyakarta," katanya.

Sementara itu di sektor angkutan kereta api, Executive Vice President PT KAI Divre III Palembang, Januri mengatakan penumpang KAI mayoritas melakukan pemesanan tiket keberangkatan dijadwalkan pada tanggal favorit yaitu pada H-3 dan H-2 Lebaran atau tanggal 18 dan 19 Maret 2026.

"Tingkat okupansi volume penumpang mencapai 117% jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring penjualan tiket KA masih berlangsung," ujarnya.

Pada angkutan Lebaran 2026 ini, KAI Divre III Palembang secara total menyediakan 65.560 tempat duduk atau rata-rata per hari 2.980 tempat duduk untuk 3 kereta yang beroperasi di Divre III Palembang, 2 KA PSO yakni KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP), dan KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjungkarang (PP), serta KA Komersial Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (PP).

"KAI Divre III Palembang berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi dan pelayanan kepada para pelanggan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan untuk mewujudkan perjalanan Mudik yang tenang dan menyenangkan," tutup Januri.

Sementara itu di sektor jalan tol, peningkatan arus kendaraan juga mulai terlihat menjelang periode puncak mudik.

PT Hutama Karya (Persero) memprediksi terjadi peningkatan trafik hingga 47,67 persen di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola Hutama Karya dibanding kondisi normal.

Berdasarkan proyeksi operasional, puncak arus mudik di JTTS kelolaan Hutama Karya diperkirakan terjadi pada 13-15 Maret 2026, sementara arus balik diproyeksikan berlangsung pada 24 dan 28 Maret 2026.

"Untuk menjaga kelancaran layanan, Hutama Karya menyiagakan 467 unit armada siaga dan 3.273 petugas siaga, didukung sistem pemantauan dan penyampaian informasi melalui 1.547 unit CCTV dan 107 unit VMS," ujar Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan.

Saat ini, Hutama Karya mengelola 14 ruas tol dengan total panjang 822,609 km, yang terdiri atas 12 ruas operasi bertarif sepanjang 692,854 km, 1 ruas operasi tanpa tarif Betung-Tempino-Jambi Seksi 3 sepanjang 52,2 km, serta ruas/seksi fungsional sepanjang 77,555 km yang disiapkan untuk mendukung kelancaran periode Lebaran.

Selain itu, ruas fungsional Palembang-Betung Seksi 1 & 2 sepanjang 53,6 km dan Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 23,955 km juga disiapkan untuk membantu memperlancar arus mudik.

"Seiring meningkatnya kebutuhan pemudik, Hutama Karya mengoptimalkan layanan 31 TIP (Tempat Istirahat dan Pelayanan) untuk melayani pengguna jalan, terdiri atas 29 TIP pada ruas operasi dan 2 TIP pada ruas fungsional," ujarnya.

Pada TIP tersebut, disiagakan fasilitas berupa kapasitas parkir 5.966 kendaraan, 6 SPBU reguler, 17 SPBU modular, 19 SPKLU, serta 2.967 toilet. Untuk mendukung kenyamanan keluarga selama perjalanan, tersedia pula 25 klinik, 27 ruang laktasi, serta 2 unit ATM mobile, yang didukung kolaborasi bersama Pertamina, PLN, dan BNI.

"Melalui penguatan layanan lalu lintas, transaksi, dan optimalisasi TIP di koridor JTTS, Hutama Karya berkomitmen mendukung perjalanan mudik dan balik Idulfitri 2026 agar lebih lancar, aman, dan nyaman, sejalan dengan semangat Lebaran Nyaman Bersama," tutup Iwan.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads