Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, memasang Base Transceiver Station (BTS) di jalur PALI-Musi Rawas. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi masalah blank spot yang selama ini menjadi kendala bagi pengguna jalan, terutama para pemudik.
"Kepada para pemudik dan pengguna jalan PALI-Musi Rawas sebagai jalan singkat dari Lintas Tengah menuju Lubuklinggau dan Musi Rawas Utara, saya informasikan bahwa selama ini ada ruas yang menjadi kendala karena blank spot," ujar Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Selasa (17/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa mulai saat ini sinyal telekomunikasi di jalur tersebut telah tersedia secara permanen, sehingga pengguna jalan tidak perlu lagi khawatir kehilangan jaringan komunikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai hari ini (Senin) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kominfo bersama Telkomsel dan MHP telah memasang BTS. Sehingga sinyal terpancar permanen di sana, jadi bukan mobile," jelasnya.
Dengan adanya BTS tersebut, diharapkan jalur PALI-Musi Rawas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang akan menggunakan jalur alternatif dari Lintas Tengah menuju wilayah Lubuklinggau maupun Musi Rawas Utara.
"Untuk itu, silakan menggunakan jalur itu dan tidak perlu ragu lagi soal blank spot," tambah deru.
Pemerintah berharap keberadaan jaringan telekomunikasi ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan masyarakat, terutama selama arus mudik Lebaran.
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































