Pasar Murah Palembang Jelang Lebaran, Stok Beras dan Minyak Ludes Terjual

Sumatera Selatan

Pasar Murah Palembang Jelang Lebaran, Stok Beras dan Minyak Ludes Terjual

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 10 Mar 2026 16:41 WIB
Antrean warga yang menyerbu pasar murah di Palembang
Foto: Antrean warga yang menyerbu pasar murah di Palembang (Nadiya)
Palembang -

Ratusan liter minyak goreng dan beras SPHP dalam sekejap ludes terjual pada gelaran Pasar Murah ke-15 yang dilaksanakan Pemerintah Kota Palembang di Kecamatan Seberang Ulu (SU) II. Tingginya antusiasme warga membuat komoditas utama tersebut langsung habis tak lama setelah operasional dibuka.

Pasar murah yang berlokasi di tengah pemukiman warga ini sengaja digelar untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga agen menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pantauan di lokasi menunjukkan antrean warga yang cukup mengular demi mendapatkan beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasar.

Salah satu warga SU II, Maryam (45), mengaku rela datang sejak pagi demi mendapatkan beras dan minyak murah. Ia merasa sangat terbantu karena selisih harga di pasar murah cukup jauh dibandingkan harga di pasar tradisional saat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah dapat beras sama minyak, harganya lumayan jauh bedanya kalau di pasar. Tadi memang antre, tapi cepat habisnya makanya harus pagi-pagi datang ke sini," katanya kepada detikSumbagsel, Selasa (10/3/2026).

Senada dengan Maryam, Jaylani yang juga warga setempat merasa sangat diringankan dengan adanya kupon potongan harga Rp 10.000. Baginya, potongan tersebut sangat berarti untuk menambah belanjaan kebutuhan dapur lainnya menjelang lebaran.

ADVERTISEMENT

"Tadi pakai kupon potongan Rp 10.000, jadi beli telur sama terigu kerasa banget murahnya, Alhamdulillah bisa stok buat lebaran. Harapannya kalau bisa sering-sering ada pasar murah begini apalagi mau lebaran semua barang naik," ungkapnya.

Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Palembang, Elsa Noviani, membenarkan bahwa antusiasme masyarakat di SU II tergolong sangat luar biasa. Penjualan beras menjadi yang paling cepat habis dibanding komoditas lainnya.

"Masyarakat sangat antusias di kecamatan ini. Kita buktikan dengan penjualan beras yang sangat cepat habis. Memang lokasinya tepat sasaran karena berada di pemukiman warga," jelasnya.

Elsa menambahkan, selain harga agen, warga juga mendapatkan subsidi khusus dari Kepala Dinas Perdagangan untuk komoditas telur sebesar Rp 5.000. Hal ini membuat komoditas telur menjadi salah satu yang paling banyak diburu selain beras dan minyak.

"Hari ini telur dari harga Rp 27.000 jadi cuma beli Rp 22.000. Dibayar oleh Pak Kadin Rp 5.000-nya. Alhamdulillah setiap pasar murah yang kita adakan tidak ada yang sepi, semua ramai dikunjungi semoga dapat membantu masyarakat menjelang lebaran ini," tutur Elsa.

Kegiatan pasar murah ini dijadwalkan masih akan menyisakan tiga lokasi lagi sebelum berakhir pada 13 Maret mendatang, yakni di Kecamatan Kertapati, Plaju, dan terakhir di Ilir Barat I. Warga diimbau hadir lebih awal agar tidak kehabisan stok sembako murah.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads