Palembang Hasilkan 1.300 Ton Sampah/Hari, PLTSA Ditarget Oktober Beroperasi

Sumatera Selatan

Palembang Hasilkan 1.300 Ton Sampah/Hari, PLTSA Ditarget Oktober Beroperasi

Nadiya - detikSumbagsel
Jumat, 06 Mar 2026 21:40 WIB
Sejumlah alat berat beroperasi di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (30/1/2021). Pemerintah Kota Palembang berencana memindahkan pembuangan sampah TPA Karya Jaya karena TPA Sukawinatan sudah over kapasitas. ANTARA FOTO/Feny Selly/wsj.
Foto: Ilustrasi tumpukan sampah di TPA di Palembang (ANTARA FOTO/FENY SELLY)
Palembang -

Volume sampah di Kota Palembang menembus angka 1.300 ton per hari seiring pertumbuhan penduduk. Pemerintah Kota Palembang sedang mengebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang ditargetkan beroperasi pada Oktober 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, Akhmad Mustain, mengungkapkan saat ini tingkat pengelolaan sampah kota baru menyentuh angka 74,32 persen. Dari total timbulan 1.300 ton, rata-rata baru 1.000 ton sampah yang berhasil masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya.

"Timbulan sampah itu rata-rata 0,7 dikali jumlah penduduk. Artinya ada selisih sekitar 300 ton yang tidak masuk ke TPA. Pilihannya dua, dikelola dari sumbernya atau malah dibuang sembarangan ke sungai," ujarnya setelah di konfirmasi, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran PLTSA diyakini menjadi solusi konkret untuk menuntaskan masalah sampah di sisi hilir melalui konversi menjadi energi listrik. Jika infrastruktur ini mulai operasional pada akhir tahun nanti, beban sampah di TPA diharapkan dapat teratasi sepenuhnya.

ADVERTISEMENT

Mustain menegaskan, jika urusan di hilir melalui PLTSA sudah selesai, pihaknya akan lebih fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah di sisi hulu. Salah satunya dengan mengedukasi masyarakat untuk mengurangi produksi sampah rumah tangga.

"Kami tekankan pentingnya membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa tumbler. Pengurangan sampah dari sumber ini sangat efektif meringankan beban pengelolaan kota," jelasnya.

Menurutnya, lonjakan volume sampah diprediksi akan kembali terjadi selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran mendatang. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam mengonsumsi makanan agar tumpukan sampah tidak semakin membengkak.

Mustain juga menegaskan, saat ini pembangunan infrastruktur PLTSA terus dipacu agar target operasional di bulan Oktober tidak meleset. Hal ini menjadi langkah strategis agar sistem pengelolaan sampah Palembang menjadi lebih modern dan terintegrasi.

"Kami berharap warga mulai sadar mengelola sampah dari rumah. Jika hulu dan hilir melalui PLTSA ini sudah seimbang, masalah sampah di Palembang bisa tertangani maksimal," tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh Nadiya, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads