Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Ini Tanggal dan Keutamaannya

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Ini Tanggal dan Keutamaannya

Rika Amelia - detikSumbagsel
Selasa, 03 Mar 2026 11:00 WIB
Memasuki 10 hari terakhir bulan suci ramadan, banyak orang berlomba-lomba mengejar pahala. Salah satunya kala ia menyambut Nuzulul Quran. Inilah potretnya. 

Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Quran dalam menyempurnakan ajaran Islam sebagai petunjuk umat manusia. Momen ini diperingati saat memasuki hari ke -17 Bulan Suci Ramadan.
Ilustrasi malam Nuzulul Quran. (Foto: Pradita Utama)
Palembang -

Pertanyaan mengenai kapan malam Nuzulul Quran 2026 mulai banyak dicari umat Islam seiring mendekatnya pertengahan Ramadan. Momen istimewa ini diperingati setiap 17 Ramadan sebagai peringatan turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Nuzulul Quran sendiri berarti peristiwa diturunkannya Al-Quran. Sejarah mencatat, wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa agung tersebut menjadi titik awal risalah Islam sekaligus pengingat bahwa Al-Quran diturunkan sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia.

Berikut detikSumbagsel rangkum informasi kapan malam nuzulul Quran 2026 lengkap dengan keutamaannya bagi umat Islam. Yuk simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

Berdasarkan Kalender Islam Global 2026 dan hasil sidang isbat yang digelar pada 17 Februari 2026, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Dengan demikian, 17 Ramadan 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026. Tanggal tersebut menjadi acuan resmi peringatan Nuzulul Quran 2026 bagi pemerintah dan mayoritas umat Islam di Indonesia.

Artinya, peringatan malam Nuzulul Quran menurut pemerintah dapat dimulai pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Umat Islam biasanya mengisi malam tersebut dengan memperbanyak tilawah Al-Qur'an, mengikuti kajian keislaman, serta memperbanyak doa dan ibadah lainnya agar momentum turunnya wahyu pertama semakin bermakna.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan metode hisab. Dengan perhitungan tersebut, 17 Ramadan 1447 H atau malam Nuzulul Quran versi Muhammadiyah bertepatan dengan Jumat, 6 Maret 2026. Malam Nuzulul Quran Muhammadiyah berangsung pada Kamis malam, 5 Maret 2026.

Perbedaan ini terjadi karena metode penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan tidak sama, yakni hisab dan rukyat. Meski selisihnya satu hari, perbedaan tersebut merupakan hal yang lazim dalam penanggalan Islam di Indonesia dan tidak mengurangi makna serta kekhusyukan peringatan Nuzulul Quran.

Keutamaan Malam Nuzulul Quran

Adapun keutamaan malam Nuzulul Quran, diantaranya:

1. Malam Seribu Bulan

Malam ini sering dikaitkan dengan kemuliaan Lailatul Qadar, yaitu malam yang pahalanya lebih baik dari 1.000 bulan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang menghidupkan malam tersebut dengan salat dan ibadah karena iman serta mengharap ridha Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

2. Malam Turunnya Al-Quran

Malam ini juga dikenal sebagai waktu diturunkannya Al-Qur'an. Dalam Surah Al-Qadar dijelaskan bahwa malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan dan menjadi momen turunnya wahyu sebagai petunjuk hidup manusia. Pada malam tersebut, para malaikat termasuk Malaikat Jibril turun ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan. Suasana malam itu dipenuhi ketenangan, doa-doa yang dipanjatkan lebih mudah dikabulkan, serta pahala yang dilipatgandakan.

3. Malam Turunnya Para Malaikat

Pada malam tersebut, para malaikat termasuk Malaikat Jibril turun ke bumi dengan membawa rahmat dan keberkahan. Dalam Surah Al-Qadr ayat 4 dijelaskan bahwa Malaikat Jibril bersama para malaikat lainnya turun membawa keberkahan dan mengatur urusan. Turunnya para malaikat menjadi tanda bahwa malam ini dipenuhi rahmat dan limpahan kebaikan dari Allah SWT.

4. Malam Penentuan Takdir

Keutamaan lainnya adalah ditetapkannya berbagai urusan kehidupan pada malam tersebut. Dalam Surah Ad-Dukhan ayat 4 disebutkan bahwa pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. Para ulama seperti Qatadah menerangkan bahwa pada saat itu ditetapkan berbagai ketentuan, termasuk rezeki dan ajal manusia.

Para malaikat juga memberikan salam dan doa keselamatan kepada orang-orang yang beribadah hingga terbit fajar. Karena itu, malam Nuzulul Quran menjadi kesempatan berharga bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan sebanyak-banyaknya.

Amalan Malam Nuzulul Quran

Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk mengisi malam Nuzulul Quran agar semakin bermakna dan penuh keberkahan:

1. Memperbanyak membaca Al-Quran

Membaca Al-Qur'an pada hari biasa saja sudah bernilai pahala besar di sisi Allah SWT, terlebih lagi jika dilakukan pada bulan Ramadan, khususnya malam Nuzulul Quran yang menjadi momen turunnya wahyu pertama. Pada malam istimewa ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak tilawah, mentadabburi maknanya, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, peringatan Nuzulul Quran tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an.

2. Melaksanakan sholat malam

Menghidupkan malam dengan salat malam merupakan amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan.

"Barang siapa mengerjakan (salat) qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj).

Salat malam pada Nuzulul Quran dapat menjadi sarana untuk memohon ampunan dan meningkatkan kualitas ibadah, sekaligus memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

3. Beritikaf dan mendekatkan diri kepada Allah SWT

Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Amalan ini dicontohkan Rasulullah SAW, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Meski Nuzulul Quran diperingati pada 17 Ramadan, semangat itikaf dapat mulai ditumbuhkan sejak pertengahan bulan sebagai bentuk kesungguhan dalam mencari keberkahan dan ketenangan hati.

4. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Malam Nuzulul Quran juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak doa dan dzikir. Dzikir membuat hati menjadi lebih tenang dan selalu mengingat Allah SWT, sementara doa merupakan wujud kerendahan hati seorang hamba yang berharap ampunan, perlindungan, serta berbagai kebaikan.

Dengan memperbanyak doa dan dzikir di malam yang penuh kemuliaan ini, seorang Muslim dapat membersihkan hati, memperkuat keimanan, serta meneguhkan komitmen untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Momentum Nuzulul Quran pun menjadi kesempatan berharga untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

Nah itulah penetapan malam nuzulul Quran lengkap dengan keutamaan dan amalannya yang harus detikers ketahui. Semoga bermanfaat!

Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Menyambut Idul Fitri dengan Jiwa Fitri dan Digital Ethics"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads