Catat! Ini Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan agar Doa Cepat Terkabul

Rika Amelia - detikSumbagsel
Senin, 02 Mar 2026 06:00 WIB
Foto: Ilustrasi berdoa (chatGPT)
Palembang -

Bulan Ramadan adalah momen istimewa yang penuh keberkahan dan ampunan. Di bulan suci ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, termasuk doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan. Karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui waktu mustajab berdoa di bulan Ramadan agar doa yang dipanjatkan lebih berpeluang dikabulkan oleh Allah SWT.

Berdoa bukan hanya sekadar meminta, tetapi juga bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa manusia sepenuhnya bergantung kepada Allah. Lalu, kapan saja waktu-waktu terbaik untuk memanjatkan doa selama Ramadan?

Berikut penjelasan lengkap waktu mustajab untuk berdoa selama bulan Ramadan agar doa cepat dikabulkan. Yuk simak!

Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan

Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional dan laman Universitas Negeri Surabaya, berikut beberapa waktu mustajab yang dianjurkan untuk berdoa selama bulan Ramadan.

1. Menjelang Berbuka Puasa

Banyak ulama dan hadis menjelaskan bahwa salah satu waktu mustajab berdoa di bulan Ramadan adalah saat berbuka puasa. Momen ini bukan hanya waktu untuk menyantap makanan setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan istimewa untuk memanjatkan doa. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa ketika berbuka termasuk doa yang tidak tertolak, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT pada waktu tersebut.

Kondisi seorang Muslim saat berbuka berada dalam keadaan yang sangat baik untuk berdoa. Setelah menahan hawa nafsu sepanjang hari, hati menjadi lebih lembut, penuh syukur, dan tawakal.

Secara umum, waktu mustajab berdoa ketika berbuka puasa adalah sejak azan Magrib berkumandang hingga sebelum menyantap makanan pertama. Inilah saat ketika ujian puasa telah dilalui, dan seorang hamba berada dalam keadaan penuh rasa syukur serta kepasrahan kepada Allah SWT.

Salah satu doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Abu Dawud adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah."

2. Waktu Sahur

Sahur bukan sekadar waktu makan dini hari agar tubuh kuat menjalani puasa, tetapi juga menjadi salah satu momen paling istimewa untuk berdoa. Rentang waktu sepertiga malam terakhir hingga menjelang Subuh dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan. Di saat banyak orang masih terlelap, mereka yang bangun untuk sahur dan beribadah justru memiliki kesempatan besar untuk memanjatkan doa, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan waktu ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim berikut:

Artinya: "Rabb kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).



Simak Video "Video: Berlomba-lomba Meraih Berkah di 10 Malam Terakhir Ramadan"


(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork