Bulan Ramadan adalah momen istimewa yang penuh keberkahan dan ampunan. Di bulan suci ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, termasuk doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan. Karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui waktu mustajab berdoa di bulan Ramadan agar doa yang dipanjatkan lebih berpeluang dikabulkan oleh Allah SWT.
Berdoa bukan hanya sekadar meminta, tetapi juga bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa manusia sepenuhnya bergantung kepada Allah. Lalu, kapan saja waktu-waktu terbaik untuk memanjatkan doa selama Ramadan?
Berikut penjelasan lengkap waktu mustajab untuk berdoa selama bulan Ramadan agar doa cepat dikabulkan. Yuk simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu Mustajab Berdoa di Bulan Ramadan
Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional dan laman Universitas Negeri Surabaya, berikut beberapa waktu mustajab yang dianjurkan untuk berdoa selama bulan Ramadan.
1. Menjelang Berbuka Puasa
Banyak ulama dan hadis menjelaskan bahwa salah satu waktu mustajab berdoa di bulan Ramadan adalah saat berbuka puasa. Momen ini bukan hanya waktu untuk menyantap makanan setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan istimewa untuk memanjatkan doa. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa ketika berbuka termasuk doa yang tidak tertolak, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT pada waktu tersebut.
Kondisi seorang Muslim saat berbuka berada dalam keadaan yang sangat baik untuk berdoa. Setelah menahan hawa nafsu sepanjang hari, hati menjadi lebih lembut, penuh syukur, dan tawakal.
Secara umum, waktu mustajab berdoa ketika berbuka puasa adalah sejak azan Magrib berkumandang hingga sebelum menyantap makanan pertama. Inilah saat ketika ujian puasa telah dilalui, dan seorang hamba berada dalam keadaan penuh rasa syukur serta kepasrahan kepada Allah SWT.
Salah satu doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Abu Dawud adalah:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah
Artinya: "Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah."
2. Waktu Sahur
Sahur bukan sekadar waktu makan dini hari agar tubuh kuat menjalani puasa, tetapi juga menjadi salah satu momen paling istimewa untuk berdoa. Rentang waktu sepertiga malam terakhir hingga menjelang Subuh dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan. Di saat banyak orang masih terlelap, mereka yang bangun untuk sahur dan beribadah justru memiliki kesempatan besar untuk memanjatkan doa, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Keutamaan waktu ini dijelaskan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim berikut:
Artinya: "Rabb kita turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Sepertiga Malam Terakhir
Salah satu waktu paling istimewa untuk berdoa di bulan Ramadan adalah pada sepertiga malam terakhir, yakni sekitar pukul 01.00 hingga menjelang waktu Subuh. Di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, suasana malam terasa lebih khusyuk dan sarat keberkahan.
Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memaksimalkan ibadah, termasuk memanjatkan doa di waktu sunyi ketika sebagian besar manusia masih terlelap. Pada bulan Ramadan, sepertiga malam terakhir memiliki keutamaan yang semakin besar karena setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya.
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: "Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir di setiap malamnya. Kemudian berfirman: 'Siapa saja yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa saja yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberi, siapa saja yang memohon ampunan dari-Ku akan Kuampuni'" (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan betapa istimewanya waktu sepertiga malam terakhir. Karena itu, jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Bangunlah lebih awal, dirikan salat malam, dan panjatkan doa dengan penuh harap serta keyakinan, karena pada waktu inilah pintu rahmat dan ampunan Allah SWT terbuka lebar.
4. Sepanjang Waktu Berpuasa
Banyak orang belum menyadari bahwa keutamaan doa tidak hanya hadir saat berbuka, tetapi melekat sepanjang seseorang menjalani puasa. Ketika tubuh berada dalam kondisi lapar dan dahaga, justru di situlah nilai keikhlasan dan ketundukan seorang hamba diuji. Dalam keadaan fisik yang melemah, ruhani seorang mukmin justru berada pada titik yang lebih peka dan dekat kepada Allah SWT. Karena itu, sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, setiap doa yang dipanjatkan saat berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri. Sebagaimana yang ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW berikut:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Artinya: "Ada tiga golongan yang doa mereka tidak ditolak: (1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, (2) imam yang adil dan (3) doa orang yang dizalimi." (HR Tirmidzi)
5. Malam Lailatul Qadar
Di bulan Ramadan terdapat satu malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Malam istimewa ini diyakini hadir pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Karena keutamaannya yang luar biasa, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, salah satunya dengan beriktikaf di masjid, memperbanyak salat, zikir, dan doa. Lailatul Qadar menjadi momen terbaik untuk memohon ampunan dan berharap segala hajat dikabulkan oleh Allah SWT.
Keagungan malam tersebut ditegaskan dalam firman Allah SWT berikut:
يْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (Q.S. AL-Qadr : 3 )
نَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
Artinya: "Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.."(Q.S. AL-Qadr : 4 ).
Nah itulah waktu mustajab untuk berdoa selama bulan Ramadan agar doa cepat dikabulkan oleh Allah SWT yang harus diketahui detikers. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker detik.com
Simak Video "Video: Mengenal Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar"
[Gambas:Video 20detik]
(dai/dai)











































