Doa Buka Puasa Ramadan Sesuai Sunnah Rasulullah: Arab-Latin, Arti, dan Adabnya

Doa Buka Puasa Ramadan Sesuai Sunnah Rasulullah: Arab-Latin, Arti, dan Adabnya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Kamis, 19 Feb 2026 12:00 WIB
Close-up of religious Muslim woman and her family praying before the meal at dining table on Ramadan.
Ilustrasi membaca doa buka puasa Ramadan. (Foto: Getty Images/Drazen Zigic)
Palembang -

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dimulai dari sahur dan diakhiri dengan berbuka. Umat Islam dapat membaca doa buka puasa Ramadan pada saat waktu Maghrib tiba.

Berbuka puasa dianjurkan untuk segera dilakukan dan tidak boleh ditunda. Agar lebih berkah, bacalah doa buka puasa yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Masyarakat Indonesia lebih populer membaca allahumma lakasumtu sebagai doa berbuka puasa. Doa ini sudah dikenalkan sejak masa kecil bahkan disiarkan melalui televisi.
Selain doa itu, ada satu doa lagi yang sesuai sunnah Rasulullah SAW dan dianjurkan untuk diamalkan saat buka puasa Ramadhan. Inilah bacaan lengkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Buka Puasa Ramadan Arab Latin

Dikutip buku Ilmu Tauhid Menurut Dr. Zakir Naik disusun Ramadhani dkk serta buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki karya Sulaeman, ini bacaan lengkap doa buka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW:

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩŽΩ‘Ω…ΩŽΨ§ΩΩ” ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„ΩŽΩ‘ΨͺΩ’ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ‚Ω وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ§ΩŽΩ”Ψ¬Ω’Ψ±Ω إِنْ شَاَؑ Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω

ADVERTISEMENT

Arab Latin: Dzahabazh-zhama-u, wabtalatil-'uruqu, wa tsabatal-ajru, insya Allah.

Artinya: "Rasa dahaga telah pergi, kerongkongan telah basah, semoga ganjarannya tetap (di sisi-Nya) insya Allah."

Doa ini tidaklah dibaca sebelum berbuka, tetapi setelah membatalkan puasa. Ketika ingin berbuka, tetap membaca bismillah sebagaimana yang disunnahkan. Lalu, minum seteguk air atau makan kurma 1 hingga 3 biji, setelah itu membaca doa di atas.

Doa Buka Puasa Rajab Allahumma Lakasumtu

Ψ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ω„ΩŽΩƒΩŽ ءُمْΨͺُ ΩˆΩŽΨ¨ΩΩƒΩŽ Ψ’Ω…ΩŽΩ†Ω’Ψͺُ ΩˆΩŽΨ¨ΩΩƒΩŽ ΩˆΩŽΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩŽ ΨͺΩŽΩˆΩŽΩƒΩ‘ΩŽΩ„Ω’Ψͺُ

Arab Latin: Allaahumma laka shumtu wa 'alaa bika Γ’mantu, wa bika wa 'alaika tawakkaltu

Artinya: "Ya Allah, Aku berpuasa hanya untuk-Mu dan dengan rizki-Mu membatalkannya."

Hukum Doa Buka Puasa Allahumma Lakasumstu

Dilansir NU Online, lafal doa di atas bersumbe dari hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, sebagaimana keterangan Syekh M Khatib as-Syarbini yang mengatakan:

"(Mereka yang berpuasa) dianjurkan setelah berbuka membaca: 'AllΓ’humma laka shumtu, wa 'alΓ’ rizqika afthartu.' Pasalnya, Rasulullah SAW mengucapkan doa ini yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim."

Doa allahumma lakasumtu ada yang bersumber dari hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, At-Thabarani, dan Ad-Daruquthuny dengan sanad yang lemah atau dhoif. Ketiga periwayat hadis ini tidak saling menguatkan, sebab lafalnya berbeda.

Menurut Ahmad Sarwat, para ulama berbeda pendapat tentang hukum berdoa dengan menggunakan lafal hadis yang derajat kesahihannya masih diperdebatkan. Sebagian mengatakan tidak boleh, dan lainnya membolehkan.

Bahkan, dalam lafal doa secara umum dibolehkan berdoa dengan bacaan yang diubah. Apalagi, jika ada lafaz zhan yang menunjukkan bahwa hadis diucapkan Rasulullah SAW. Alasan boleh lainnya karena hadis doa di atas bukanlah untuk urusan ibadah dan tauhid. Wallahu'alam bissawab.

Adab Buka Puasa Ramadan

Dikutip buku Pelajaran Adab Islam 1 disusun Suhendri dan Ahmad Syukri, ada lima ada ketika berbuka yaitu:

1. Menyegerakan Berbuka Puasa

Dalam hal ini bukan berarti boleh berbuka puasa sebelum waktunya. Maksud dari menyegerakan itu adalah ketika matahari telah tenggelam atau azan Maghrib berkumandang, maka segeralah membatalkan puasa. Rasulullah SAW bersabda:

"Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka," (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Berbuka dengan Kurma, Jika Tidak Ada Maka dengan Air

Dianjurkan berbuka puasa dengan kurma kurma basa (ruthob) atau kurma kering (tamr). Jika tidak ada, berbukalah dengan seteguk air. Sebagaimana Anas bin Malik RA berkata:

"Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan ruthob sebelum menunaikan salat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamr. Dan jika tidak ada yang demikian, beliau berbuka dengan seteguk air," (HR. Abu Daud).

3. Berbuka Puasa Sebelum Salat

Ibadah salat Maghrib wajib bagi setiap muslim, tetapi dianjurkan berbuka puasa terlebih dahulu. Makanan yang sudah dihidangkan disantap dan tidak perlu buru-buru salat hingga menyelesaikan makan. Tujuannya supaya dapat mengerjakan salat dengan khusyuk.

Dalam sebuah hadis disebutkan, dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Apabila kalian sudah menghadap ke makanan, maka jangan buru-buru salat hingga menyelesaikan hajat (makanannya), meskipun iqamah salat sudah dikumandangkan," (HR. Bukhari).

Sejalan dengan itu, dalam hadis RA disebutkan bahwa:

"Jika makan malam telah tersajikan, maka dahulukan mkan malam terlebih dahulu sebelum salat Maghrib. Dan tak perlu tergesa-gesa dengan menyantap makanmalam kalian," (HR. Bukari dan Muslim).

4. Berdoa Ketika Berbuka

Ketika membatalkan puasa lakukanlah dengan membaca basmalah, berdoa dan batalkan puasa pakai kurma atau air putih. Dalam sebuah hadis Ibnu Umar RA berkata:

"Rasulullah SAW ketika telah berbuka mengucapkan: dzahabazh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)," (HR. Abu Daud).

Adapun doa berbuka puasa allahumma lakasumtu bersumber dari hadis yang lemah atau dhoif. Walaupun begitu, tetap boleh diamalkan untuk mengharapkan fadilahnya.

5. Berbagi Makanan

Memberi makan kepada orang berpuasa pahalanya sangat besar. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun saja," (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Imam Ahmad).

Itulah bacaan doa puasa Ramadan sesuai sunnah lengkap dengan adabnya. Selamat berbuka, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Suasana Menyambut Awal Ramadan 1447 H"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads