Bupati Merangin Bahas Empat Langkah Nyata Bersama Menteri PKP

Bupati Merangin Bahas Empat Langkah Nyata Bersama Menteri PKP

Ferdi Almunanda - detikSumbagsel
Selasa, 24 Feb 2026 13:41 WIB
Bupati Merangin Jambi M Syukur saat bertemu dengan Menteri PKP di Jakarta
Foto: Bupati Merangin Jambi M Syukur saat bertemu dengan Menteri PKP di Jakarta (Dok. Istimewa)
Merangin -

Upaya dalam membangun daerah terus ditunjukkan bagi Bupati Merangin, M Syukur. Langkahnya menuju Jakarta untuk melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) demi membahas sejumlah langkah konkret buat mendorong percepatan pembangunan di daerahnya.

"Ada empat poin penting yang saya sampaikan dengan pak Menteri PKP. Point-point itu semoga bisa terlaksana," kata M Syukur, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan yang dilakukan itu digelar di Ruang Rapat Lantai 21 Wisma Mandiri Kebon Sirih Menteng Jakarta, pada Senin (23/2). Pertemuan ini juga tentunya disambut baik oleh Menteri PKP Maruarar Sirait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan itu, Syukur menyampaikan empat poin penting yang menjadi prioritas yang mesti diperhatikan di Merangin. Dia menyebut agar Pemerintah pusat melalui Kementerian PKP bisa berkontribusi.

"Kita hanya butuh dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di Merangin," ujar Syukur.

ADVERTISEMENT

Langkah jemput bola ini dilaksanakan M Syukur sebagai upaya dan amanahnya buat membangun daerahnya itu. Sebagai putra daerah, tentu Syukur ingin menjadikan Merangin lebih baik di tangannya.

Adapun keempat poin yang di bahasnya itu ialah, pertama soal Pemberdayaan Ekonomi Rumah Tangga, dengan menggandeng PNM Mekar, agar rumah yang direnovasi juga menjadi tempat usaha yang produktif.

Kedua mengenai Penataan Kawasan Kumuh, yang mana dirinya berkomitmen mengubah kawasan kumuh menjadi pemukiman sehat. Bahkan, Syukur juga berharap kawasan kumuh itu bisa menjadi kawasan permukiman terpadu, khususnya di wilayah yang membutuhkan penataan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi.

Ketiga terkait BSPS atau Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta Bedah Rumah. Point itu begitu penting buat Syukur demi bisa memastikan semua kabupaten di Merangin mendapatkan jatah program rumah swadaya.

''Sedangkan poin keempat, kita akan menyederhanakan subsidi rumah, dengan mempermudah akses KPR Tapak dan Rusun bagi masyarakat Kabupaten Merangin yang berpenghasilan rendah," terang Syukur yang sebelumnya merupakan anggota DPD RI itu.

Empat poin kebijakan tersebut kata bupati, akan segera direalisasikan di Kabupaten Merangin. Dia ingin dengan adanya 4 poin ini sehingga tidak ada lagi masyarakat Bumi Tali Undang Tambang Teliti bisa lebih baik terutama soal tidak lagi kesulitan dalam mencicil rumah.

Syukur menegaskan, pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat. Ia menilai, dukungan dari Kementerian PKP akan menjadi stimulus besar bagi percepatan pembangunan di daerah.

"Yang kami perjuangkan adalah kepentingan masyarakat. Semakin cepat program terealisasi, semakin cepat pula manfaatnya dirasakan warga Merangin," tegasnya.

Bagi Syukur, pertemuan tersebut juga merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengambil program strategis nasional. Ia berharap hasil komunikasi nya ini di Kementerian PKP segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata di lapangan.

Dengan komunikasi yang intens antara pemerintah daerah dan pusat, tentunya juga diharapkan Syukur supaya pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Merangin dapat berjalan lebih masif. Bukan hanya itu saja, pembangunan yang lebih merata pastinya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terpisah, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, akan melakukan terobosan besar, untuk menuntaskan permasalahan perumahan masyarakat tersebut, termasuk masyarakat Kabupaten Merangin.

''Saya sudah membuat proposal untuk mengurangi bunga menjadi 5% bagi 16 juta nasabah, terutama untuk ibu-ibu yang berusaha di rumah," ujar Menteri Ara.

Untuk memastikan kebijakan atau program tersebut berjalan sesuai rencana, Menteri PKP usai Lebaran Idul Fitri 1447 H, berencana berkunjung ke Provinsi Jambi, bertemu sejumlah perwakilan masyarakat Jambi, termasuk Merangin.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads