Bersiwak merupakan salah satu cara yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW untuk merawat kebersihan gigi dan mulut. Siwak berasal dari ranting atau akar pohon Salvadora persica yang berfungsi seperti sikat gigi dan pasta gigi alami.
Anjuran untuk bersiwak disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah Ra, Rasulullah SAW bersabda,
اللهِ - صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - ، قَالَ : (( لَوْلاَ أنْ أشُقَّ عَلَى أُمَّتِي - أَوْ عَلَى النَّاسِ - لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاَةٍ )) متفقٌ عَلَيْهِ .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Kalau tidak karena memberatkan umatku, tentu aku memerintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak salat."
Anjuran tersebut menunjukkan bahwa siwak memiliki manfaat bagi kebersihan gigi dan mulut. Berikut detikSumbagsel sajikan sejumlah manfaat siwak dan cara menggunakannya. Yuk simak!
Manfaat Siwak
Dilansir dari jurnal berjudul Keutamaan Siwak (Perspektif Fikih dan Hadis) oleh Anjaliyatul Luaily dan kawan-kawan, berikut sejumlah manfaat siwak untuk kesehatan gigi dan mulut.
1. Mencegah Radang Gusi
Radang gusi atau gingivitis dapat membuat gusi menjadi kemerahan. Radang gusi dapat terjadi karena sisa makanan pada gusi dan gigi mengeras, lalu membentuk plak. Dengan siwak, residu yang berujung pada radang gusi dapat berkurang.
2. Membersihkan dan Melindungi Gigi
Siwak memiliki kandungan silika yang dapat berperan sebagai penghilang noda alami. Pemakaian siwak secara rutin tidak hanya sekadar membersihkan gigi. Tetapi juga dapat menghilangkan noda kehitaman dari gigi akibat nikotin dan kopi.
Kandungan kalsium, klorida, dan florida dalam tanaman ini aktif berperan dalam memperkuat gigi. Selain itu sifat anti bakteri dan abrasifnya secara alami mampu memutihkan gigi dengan cara mencegah penumpukan plak dan kuman.
3. Membantu Atasi Gigi Berlubang
Ekstrak siwak memiliki efek anti bakteri yang membantu melindungi gigi dari plak dan karang gigi. Bakteri dan karang gigi merupakan penyebab gigi dapat berlubang, sehingga membuat gigi cepat rusak.
4. Menyembuhkan Sariawan
Siwak juga dapat membantu menyembuhkan sariawan berkat vitamin C di dalamnya. Nutrisi tersebut bekerja dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Dengan begitu, tubuh dapat melawan patogen penyebab sariawan dengan sendirinya.
5. Bersifat Antikarsinogenik dan Analgesik
Siwak mengandung enzim antioksidan seperti peroksidase, katalase, dan sifat antikarsinogenik lain yang efektif untuk mencegah perkembangan sel kanker, terutama kanker mulut. Selain itu, kandungan tersebut juga memiliki sifat pereda nyeri yang dapat membantu mengurangi rasa sakit.
6. Mengurangi Bau Mulut
Bau mulut muncul akibat berkurangnya produksi air liur. Kondisi ini dapat diatasi dengan penggunaan siwak karena tanaman tersebut mengandung tanin yang berfungsi untuk merangsang kelenjar air liur agar lebih aktif. Selain itu, siwak juga mengandung minyak atsiri yang memberikan sensasi serta rasa aroma ringan dan alami.
7. Menjaga Kesehatan Gusi
Gusi adalah jaringan lunak yang mengelilingi gigi dan berperan sebagai pelindung serta penopang gigi. Karena memiliki fungsi yang vital, kesehatan gusi perlu dijaga, salah satunya dengan menggunakan siwak. Selain membantu menjaga kesehatan gusi, siwak juga dapat membersihkan plak yang menempel pada permukaan gigi.
Sisa makanan yang menumpuk dapat berubah menjadi karang gigi dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan mulut, seperti gingivitis, periodontitis bahkan hingga tingkat lanjut.
Cara Menggunakan Siwak
Cara menggunakan siwak sebagai sikat gigi cukup mudah, di antaranya:
- Kupas dan potong ujung batang siwak sekitar 1 cm.
- Kemudian, kunyah ujung batang yang telah dikupas hingga serat batangnya terbuka dan membentuk bulu. Pada proses ini, detikers dapat melembabkan siwak dengan merendamnya di air.
- Setelah lunak menyerupai bulu kita, detikers dapat langsung menggunakannya seperti sikat gigi, tanpa perlu ditambahkan pasta.
- Apabila bulu sikat mulai habis, detikers dapat mengurangi proses sebelumnya, hingga membentuk bulu sikat baru.
Demikian 7 manfaat siwak untuk kebersihan gigi dan mulut serta cara menggunakannya. Semoga berguna ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)
