Tekan Inflasi Saat Ramadan, Pemkot Palembang Gelar Pasar Murah

Sumatera Selatan

Tekan Inflasi Saat Ramadan, Pemkot Palembang Gelar Pasar Murah

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Jumat, 13 Feb 2026 18:00 WIB
Suasana pasar murah di halaman kantor Kejari Kota Tasikmalaya.
Foto: Iloustrasi pasar murah (Faizal Amiruddin)
Palembang -

Pemerintah Kota Palembang memastikan program pasar murah akan kembali digelar selama Ramadan 2026. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung di 18 Kecamatan dengan sistem pelaksanaan bergilir sesuai jadwal yang disusun.

Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, mengatakan pasar murah akan dimulai pada 18 Februari dan berakhir 13 Maret 2026.

"Pelaksanaan dari 18 Februari sampai 13 Maret 2026," kata Elsa, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Elsa, pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bukan puasa. Dia menyebut Ramadan kerap memicu kenaikan harga sejumlah komoditas akibat meningkatnya permintaan, sementara ketersediaan pasokan terkadang terbatas.

Elsa menyebut, kondisi tersebut sudah menjadi pola yang sering berulang setiap tahun.

ADVERTISEMENT

"Karena itu, pasar murah diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ujarnya.

Adapun komoditas yang disiapkan dalam pasar murah antara lain beras, telur, daging ayam, daging sapi, minyak goreng, tepung terigu, gula, sagu dan sejumlah kebutuhan lainnya.

Meski jadwal pelaksanaan sudah ditetapkan, Elsa menyebut untuk titik lokasi pasar murah masih dalam tahap pembahasan. Dinas perdagangan saat ini masih menunggu balasan surat dari para Camat terkait penentuan lokasi di masing-masing kecamatan.

"Jadwalnya sedang disiapkan, kami masih menunggu balasan surat dari camat se-Kota Palembang untuk penentuan lokasi," ujarnya.

Diketahui, pasar murah merupakan program rutin pemerintah daerah yang biasanya melibatkan kolaborasi lintas instansi.

Selain itu, kegiatan ini juga kerap didukung bantuan maupun subsidi dari pihak ketiga, dengan target utama menekan potensi lonjakan inflasi selama Ramadan.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads