Pemerintah menggelar groundbreaking rumah susun (rusun) subsidi di Manggarai. Di tahap awal, sebanyak 1.232 unit yang tersebar di 3 tower siap dibangun.
Groundbreaking ini disaksikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara), Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) Ossy Dermawan, hingga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu.
Dalam sambutannya, Hashim menyebut ini adalah proyek rusun subsidi pertama yang dibangun di Ibu Kota di era Presiden Prabowo Subianto. Meskipun sebelumnya ada rusun Meikarta yang sudah groundbreaking pada wal tahun, tetapi lokasinya di Kabupaten Bekasi.
"Ini yang pertama yang jadi vertikal yang kita berbangga nanti 24 lantai di pusat Ibu Kota Jakarta," kata Hashim dalam acara Groundbreaking Hunian Manggarai dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah, pada Jumat (21/8/2026).
Ia menekankan pembangunan ini bukan akhir dari langkah pemerintah menyediakan hunian terjangkau. Ia berharap kondisi rusun bisa tetap baik dan tidak berubah kumuh, bahkan sampai 10 tahun ke depan. Sebab banyak ditemukan rusun milik (rusunami) kondisinya semakin lama menjadi tidak terawat.
"Tapi kelemahan kita terus terang saja itu adalah maintenance (perawatan). Mudah-mudahan 10 tahun lagi Pak Prabowo bisa berkunjung ke sini didampingi oleh Pak Ara dan Pak Bobby. Kita melihat bahwa nanti apartemen yang kita bangun bersama itu nanti kondisinya bagus. Jangan nanti berkarat, jangan nanti bocor-bocor. Yang kasihan kan rakyat kita ya, yang keluarkan uang untuk beli," tuturnya.
Hashim juga berpesan, unit di rusun subsidi hanya boleh dimiliki oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan hanya untuk pembeli rumah pertama. Tidak boleh ada oknum-oknum yang membeli dalam jumlah banyak.
"Nanti ini jangan nanti ada oknum nakal ya nanti karena pasti kita lihat nanti. Apalagi mutunya (rumah) begitu bagus," ujar Hashim.
Ara menambahkan proyek rusun subsidi Manggarai ini adalah salah satu pembangunan yang lancar sejak awal. Pasalnya lahan yang dipakai sudah clean and clear atau jelas milik PT KAI dan lokasinya di tengah Jakarta.
"Kita sudah berapa kali meeting Pak, tapi saya langsung meeting pertama dengan Pak Dirut Kereta Api, saya tahu ini akan jadi (proyek jalan). Kita sudah bisa rasakan Pak. Kalau kata Presiden Prabowo, kita sudah lama jadi orang Indonesia. Jadi kita sudah mengerti ini akan jadi apa tidak. Dari pertama kali saya ketemu Pak Dirut (Bobby Rasyidin), saya sudah tahu ini akan jadi," ujar Ara.
Lalu, Bobby menjelaskan rusun subsidi ini akan dibangun selama 18 bulan atau 1,5 tahun berarti pada 2028. Anak usaha PT KAI, yakni KAI Properti Management akan bertindak sebagai pengembangnya.
Lokasi kedua blok rusun MBR ini berada di kawasan Stasiun Manggarai. Blok G sendiri berada di depan TKIT Harapan Ummat. Lalu, Blok F di belakangnya.
Blok G seluas sekitar 6.925 meter persegi dan Blok F sekitar 15.014 meter persegi. Apabila ditotal luas lahan untuk pembangunan rusun di Manggarai ini mencapai 21.939 meter persegi.
Bobby belum bisa mengungkapkan biaya pembangunan dan nilai tanahnya. Ia mengatakan nanti anggaran pembangunannya akan memakai kredit konstruksi dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Lebih lanjut, Blok G nantinya akan ada 3 tower, terdiri dari Tower A dengan 418 unit, Tower B dengan 506 unit, dan Tower C dengan 308 unit. Total di Blok G ini akan ada 1.232 unit yang terdiri dari unit tipe 28, 36, dan 45.
Sementara itu, Blok F nantinya akan ada 5 tower, terdiri dari Tower 1 dengan 572 unit, Tower 2 dengan 572 unit, Tower 3 dengan 528 unit, Tower 4 dengan 308 unit, dan Tower 5 dengan 528 unit. Total di Blok F ini jauh lebih banyak, yakni sekitar 2.508 unit yang terdiri dari unit tipe 28, 36, dan 45.
Tipe hunian 36 dan 45 tersedia 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan meja makan. Lalu, untuk tipe 28 jauh lebih kecil dengan mencakup 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan dapur.
Rusun ini bisa dibeli dengan skema tenor KPR 40 tahun dengan bunga flat 6 persen dari awal hingga lunas.
Rusun subsidi di Blok G siap dibangun mulai groundbreaking. Sementara Blok F akan dibangun September setelah lahan bersih dari bangunan.
Simak Video "Eksklusif Menteri PKP: 141 Ribu Rusun Subsidi di Meikarta"
(aqi/zlf)