Hari ini groundbreaking proyek rumah susun (rusun) subsidi di Manggarai telah dilakukan. Dengan begitu, proses penjualan untuk rusun subsidi ini sudah bisa dilakukan.
Hal itu dipastikan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu selaku bank yang menyalurkan pembiayaan untuk penjualan rusun subsidi Manggarai.
"Segera kita pasarkan setelah semua legalitas perizinan rapi," kata Nixon setelah acara Groundbreaking Hunian Manggarai dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah, pada Jumat (21/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhir bulan ini, BTN akan membuka pendaftaran minat melalui aplikasi bank digital BTN, Bale. Kemudian diurutkan untuk persiapan akad.
Nixon menginginkan akad dilakukan ketika proyek sudah terlihat struktur sehingga ada jaminan rusun benar-benar terbangun.
"Kami menjamin konsumen tidak dirugikan. akad KPR baru dilakukan setelah progres konstruksi mencapai persentase tertentu," tegasnya.
Ia berharap proyek di Manggarai ini bisa menjadi contoh bagi rusun-rusun yang akan dibangun di daerah lain. Terutama soal konsep Transit Oriented Development (TOD). Ia melihat beberapa tahun ke depan tren hunian yang bakal diminati adalah rumah vertikal, seperti rusun dan apartemen.
Di sisi lain, BTN juga menjadi mitra pembangunan. BTN memberikan kredit konstruksi kepada pengembang rusun subsidi di Manggarai, yakni KAI Properti Management. Nixon belum bisa menyampaikan jumlah dana yang dikucurkan. Saat ini BTN dan KAI Properti Management tengah bernegosiasi soal bunga kredit kontraktor.
"Kita lagi nego. Nah itu tinggal itu aja sebenarnya makanya belum berani ngomong. Tinggal itu. (Bunga kredit konstruksinya dua digit?) Nggak lah. Nggak ada lagi double digit hari ini. Susah nyari kredit double digit gitu ya, sekarang itu udah single digit. Tapi ini on the negotiation process. Tinggal itu aja sebenarnya dengan temen-temen KAI Properti," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah menggelar groundbreaking rumah susun (rusun) subsidi di Manggarai siap dibangun. Di tahap awal, sebanyak 1.232 unit yang tersebar di 3 tower siap dibangun.
Berdasarkan pantauan detikcom, groundbreaking ditandain dengan dilakukan pengeboran di lokasi pembangunan denganmesin bor tiang pancang putar. Groundbreaking ini disaksikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara), Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) Ossy Dermawan, hingga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon L.P. Napitupulu.
Dalam sambutannya, Hashim menyebut ini sebagai proyek rusun subsidi pertama yang dibangun di Ibu Kota di era Presiden Prabowo Subianto. Meskipun sebelumnya ada rusun Meikarta yang sudah groundbreaking pada wal tahun, tetapi lokasinya Kabupaten Bekasi.
"Ini yang pertama yang jadi vertikal yang kita berbangga nanti 24 lantai di pusat ibu kota Jakarta," kata Hashim dalam acara Groundbreaking Hunian Manggarai dalam Mendukung Program 3 Juta Rumah, pada Jumat (21/8/2026).
Ia menekankan pembangunan ini bukan akhir dari langkah pemerintah menyediakan hunian terjangkau. Ia berharap kondisi rusun bisa tetap baik dan tidak berubah kumuh, bahkan sampai 10 tahun ke depan. Sebab banyak ditemukan rusun milik (rusunami) ditemukan kondisinya semakin lama menjadi tidak terawat.
"Tapi kelemahan kita terus terang saja itu adalah maintenance (perawatan). Mudah-mudahan 10 tahun lagi Pak Prabowo bisa berkunjung ke sini didampingi oleh Pak Ara dan Pak Bobby. Kita melihat bahwa nanti apartemen yang kita bangun bersama itu nanti kondisinya bagus. Jangan nanti berkarat, jangan nanti bocor-bocor. Yang kasihan kan rakyat kita ya, yang keluarkan uang untuk beli," tuturnya.
Hashim juga berpesan bahwa unit di rusun subsidi hanya boleh dimiliki oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan hanya untuk pembeli rumah pertama. Tidak boleh ada oknum-oknum yang membeli dalam jumlah banyak.
"Nanti ini jangan nanti ada oknum nakal ya nanti karena pasti kita lihat nanti. Apalagi mutunya (rumah) begitu bagus," ujar Hashim.
(aqi/das)
