×
Ad

Bos BP BUMN Bakal Cek Polemik LRT City Mangkrak

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Kamis, 30 Jul 2026 19:17 WIB
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria (Foto: Sekar Aqillah Indraswari/detikcom)
Batang -

Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara mengaku belum tahu soal polemik Apartemen LRT City yang akhir-akhir ini menjadi sorotan. Apartemen LRT City sendiri adalah proyek yang dibangun oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), anak usaha perusahaan BUMN, PT Adhi Karya Tbk.

Hal ini ia sampaikan sesuai acara Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah.

"(Pak Doni sudah tau soal polemik Apartemen LRT City mangkrak?) Belum," kata Dony pada Kamis (30/7/2026).

Kemudian, Dony menanyakan proyek pembangunan yang mana. Setelah dijelaskan, ia mengatakan akan mengeceknya.

"Yang mana tuh? (Yang diminta diminta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait datang) Oh bukan sama saya, nanti saya cek," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) akan mengadakan pertemuan lanjutan untuk membahas keluhan konsumen apartemen LRT City. Pertemuan itu akan melibatkan PT Adhi Karya Commuter Properti Tbk (ADCP) dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Ara mengaku sudah bertemu dengan Kepala BP BUMN Dony Oskaria dua hari lalu dan menyampaikan tentang masalah konsumen LRT City. Ia pun akan mengundang Dony untuk bertemu para konsumen.

Sementara dari pihak pengembang, Ara akan mengundang direktur utama lama ADCP dan direktur utama ADCP yang saat ini menjabat.

"Kami akan undang pengembang, baik yang lama maupun yang baru karena direksinya kan baru (ganti) beberapa minggu tuh. Kemudian kami akan undang konsumen, kami juga akan undang Pak Dony (Kepala BP BUMN) dan Pak Dony berkenaan hadir," kata Ara di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2026).

Selain itu, Ara telah bertemu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan menyampaikan kasus LRT City. Hasilnya, ia memastikan pemerintah akan hadir untuk membantu para konsumen.

"Ya ini negara harus hadir," tuturnya.

Ada pun, Apartemen LRT City merupakan proyek hunian vertikal di dekat stasiun LRT berkonset Transit Oriented Development (TOD). Apartemen ini dibangun di beberapa wilayah, tetapi yang menjadi sorotan adalah proyek di Tebet, Ciracas, dan Cibubur. Selain itu, proyek Apartemen Oase Park juga dikabarkan belum dibangun sejak dipasarkan pada sekitar 2022.

Apartemen LRT City Ciracas yang lebih dulu dibangun dibanding Tebet dan Cibubur, yakni sejak 2018 juga hingga saat ini juga belum selesai. Apartemen LRT City di Cibubur bahkan belum dibangun.

Konsumen pun mulai mengeluhkan proyek yang macet ini sejak akhir tahun 2025 karena mereka mendapati komunikasi pengembang mulai tidak jelas dan ketika didatangi ke lokasi ternyata pembangunan berhenti.

Akhirnya pada awal bulan Juli, banyak konsumen yang telah bergerak meminta kejelasan dan uangnya kembali (refund). Kementerian PKP pun sudah mengadakan 2 kali mediasi antara konsumen dan ADCP untuk membahas hal ini dan belum menemukan jalan keluar. Pasalnya keuangan ADCP sedang sekarat sehingga tidak mampu untuk melanjutkan pembangunan dan refund.




(aqi/das)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork