Singgung LRT City, Ara Ultimatum Pengembang: Jangan Rugikan Rakyat!

Singgung LRT City, Ara Ultimatum Pengembang: Jangan Rugikan Rakyat!

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Sabtu, 29 Agu 2026 12:07 WIB
Menteri PKP di Depan Para Pengembang
Menteri PKP di Depan Para Pengembang (Foto: Almadinah Putri Brilian/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mewanti-wanti para pengembang untuk membangun rumah sesuai dengan janjinya. Jangan sampai, masyarakat sudah membayar untuk beli rumah tapi bangunannya tidak kunjung jadi.

Ia menyebutkan salah satu permasalahan yang sedang ia hadapi adalah terkait pengembang apartemen LRT City yaitu anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Commuter Properti Tbk.

"Saya lagi menangani sekarang masalah LRT City, anak perusahaan dari Adhi Karya, ribuan orang sudah mengadu. Saya sudah adukan ke BPK, BPKP, kita akan proses. Jangan lagi dong merugikan rakyat," katanya dalam acara Indonesia Property&Bank Award 2026 di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan apabila ingin menjadi pengembang, contoh lah pengembang yang baik, pekerja keras, jujur, dan bisa menjaga reputasi.

"Kalau mau jadi pengembang ya jadi kayak Angga (Direktur Utama Pesona Kahuripan Group), Wawan (Direktur Utama PT Kawah Anugerah Property) sama si Widodo (pemilik Perumahan Puri Delta City Side) itu kerja keras, jujur, jaga reputasi. Jangan terima uangnya rumahnya enggak jelas," tegas Ara.

ADVERTISEMENT

Terkait rumah subsidi, Ara mengaku sudah tidak lagi melihat yang membangun hunian asal-asalan. Ia mengatakan telah menindak tegas pengembang yang seperti itu.

"Saya memilih keras kepada pengembang-pengembang yang enggak benar. Walaupun saya diserang, saya terima! Tapi demi kepentingan rakyat dan perlindungan rakyat lebih bagus saya diserang oleh pengembang yang tidak benar. Saya terima itu! Karena kalau pengembang yang benar enggak perlu takut mau diaudit dunia akhirat enggak perlu takut," ungkapnya.

Ketika ditemui seusai acara, terkait apartemen LRT City, Ara mengatakan akan mengundang BP BUMN, pengembang LRT City, dan konsumen untuk duduk bersama.

"Nanti mudah-mudahan, minggu depan, saya sudah undang Pak Dony (Dony Oskaria) sebagai (Kepala) BP BUMN, sebagai induknya BUMN ya dan Pak Dony sudah oke. Nanti kita akan bareng untuk mengundang para pengembang dan perwakilan konsumen," ujarnya.

Sebagai informasi, sejumlah proyek apartemen LRT City belum kunjung diserahterimakan kepada pembeli. Sebagian konsumen masih diwajibkan membayar cicilan KPA, meski pembangunan proyek belum selesai.

Konsumen yang mengajukan pengembalian dana pun belum memperoleh kepastian karena kondisi keuangan ADCP disebut sedang mengalami tekanan.

Sebelumnya diberitakan, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) sempat buka suara terkait kabar proyek pembangunan Apartemen LRT City di Tebet, Ciracas, dan Cibubur yang mandek. Mereka mengakui bahwa perusahaan tengah mengalami kendala keuangan hingga restrukturisasi sehingga proyek terkendala.

"Kondisi yang tengah dihadapi Perseroan saat ini, dipengaruhi oleh tekanan likuiditas, pelaksanaan proses restrukturisasi perusahaan, serta berbagai langkah strategis dalam rangka menjaga keberlangsungan usaha," kata Farid Budiyanto selaku Direktur Operasi ADCP kepada detikcom pada Rabu (22/7/2026).

Hal ini yang menyebabkan mereka terkendala untuk menyelesaikan proyek di Tebet, Ciracas, dan Cibubur secara bersamaan. Setelah ini, mereka akan menyelesaikan proyek secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kondisi perusahaan.

"Perseroan menyadari bahwa penyelesaian seluruh proyek belum dapat dilakukan secara bersamaan. Oleh karena itu, Perseroan terus memprioritaskan langkah efisien dan efektif dalam penyelesaian proyek agar dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan perkembangan proses penyehatan perusahaan," ungkapnya.

(abr/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads