Kalimantan Barat

Kasus ISPA dan Diare di Ketapang Naik Akibat Karhutla dan Krisis Air Bersih

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 14:30 WIB
Kabut asap di Ketapang. Foto: Dok. Istimewa
Ketapang -

Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus meningkat dalam tiga pekan terakhir. Kondisi ini terjadi akibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berkurangnya air bersih.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang yang dihimpun dari 24 puskesmas dan rumah sakit menunjukkan kasus ISPA mencapai 587 kasus pada pekan ke-29 tahun 2026.

Angka tersebut kemudian naik menjadi 597 kasus pada pekan ke-30. Peningkatan lebih tinggi terjadi pada pekan ke-31 dengan 673 kasus. Artinya, dalam tiga pekan terjadi tambahan 86 kasus ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang dr. Feria Kowira mengatakan peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian, terutama karena kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

"Kasus ISPA memang mengalami peningkatan dalam beberapa minggu terakhir. Kami terus melakukan pemantauan melalui seluruh Puskesmas dan rumah sakit untuk memastikan masyarakat yang mengalami keluhan pernapasan mendapatkan penanganan," kata Feria, Jumat (21/8/2026).

Tak hanya ISPA, kasus diare juga mengalami peningkatan dalam periode yang sama. Pada pekan ke-29 tercatat 136 kasus diare. Jumlahnya naik menjadi 141 kasus pada pekan ke-30 dan kembali meningkat menjadi 164 kasus pada pekan ke-31.



Simak Video "Video: Karhutla Meluas, Kasus ISPA di Palangka Raya Sentuh Rekor Tertinggi di Kalteng"


(des/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork