Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia

Kalimantan Selatan

Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia

Khairun Nisa - detikKalimantan
Minggu, 06 Sep 2026 13:11 WIB
Rudy Ariffin, Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005-2010 dan 2010-2015. (Media Center Pemprov Kalsel)
Foto: Rudy Ariffin, Gubernur Kalimantan Selatan periode 2005-2010 dan 2010-2015. (Media Center Pemprov Kalsel)
Banjarmasin -

Mantan Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin tutup usia. Rudy Ariffin merupakan Gubernur Kalsel yang menjabat selama dua periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015.

Rudy Ariffin meninggal dunia pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita di RS Amanah Banjarmasin. Mendiang Rudy akan dimakamkan di Taman Bahagia.

Kabar duka ini dibenarkan oleh anak kandung Rudy Ariffin, Aditya Mufti Ariffin. Tak banyak yang bisa diceritakan Wali Kota Banjarbaru periode 2021-2025 itu. Aditya hanya mengatakan bahwa sebelum sang ayah berpulang tak ada pesan khusus yang ditinggalkan untuk keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada pesan apa apa," ujar Aditya, Minggu (6/9/2026).

Diketahui kini, keluarga tengah bersiap untuk proses pemakaman mendiang Rudy. Rencananya, jenazah Rudy Ariffin akan dimandikan di Al Jihad dan disalatkan setelah salat zuhur.

Jenazah Gubernur Kalsel Periode 2005-2015, Rudy Ariffin saat didampingi keluarga. (Istimewa)Jenazah Gubernur Kalsel Periode 2005-2015, Rudy Ariffin saat didampingi keluarga. (Istimewa)

Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Garuda Baru, baru kembali disalatkan di Masjid Al Mukarramah Martapura sebelum dimakamkan di Taman Bahagia usai Salat Asar.

Semasa menjabat, sosok Rudy Ariffin merupakan pempimpin yang cukup dekat dengan jurnalis. Bahkan, tak pernah menolak untuk diwawancarai kapanpun dan merangkul dengan baik para jurnalis di Kalsel.

"Sangat kaget, sosok pak Rudy di mata kami itu sangat ramah. Beliau selalu merangkul kami, tidak pernah menolak untuk kami wawancarai," kenang salah satu jurnalis lokal di Kalsel, Evi.

Evi cukup merasa kehilangan akan berpulangnya Rudy Ariffin, sebab selama 10 tahun memimpin Kalsel, ia menilai Rudy Ariffin membawa cukup banyak perubahan bagi Banua. Selain itu, sosoknya yang dekat dengan segala kalangan, membuat rasa kehilangan semakin terasa.

"Beliau tidak pernah membeda-bedakan siapapun, tentu sangat kehilangan. Sosok pemimpin terbaik di Kalsel," tuturnya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads