Kapan Idul Adha 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah? Ini Jadwalnya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Kamis, 02 Apr 2026 08:00 WIB
Potret masyarakat merayakan Idul Adha. Foto: Grandyos Zafna
Balikpapan -

Dua bulan setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat Islam akan kembali menyambut hari besar lainnya, yaitu Idul Adha atau Lebaran Haji. Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah.

Hari raya ini merupakan peringatan atas peristiwa besar di mana Nabi Ibrahim AS mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Dengan penuh keimanan dan ketaatan, Nabi Ibrahim bersedia menjalankan perintah tersebut.

Namun, atas kehendak Allah, pengorbanan itu digantikan dengan seekor hewan. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Islam hingga saat ini.

Selain itu, Idul Adha juga bertepatan dengan puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Pada tanggal 9 Zulhijah, para jamaah haji melaksanakan wukuf di Arafah yang merupakan rukun haji paling utama. Keesokan harinya, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha dengan melaksanakan salat Id dan menyembelih hewan kurban.

Lantas, kapan jatuhnya perayaan Idul Adha tahun 2026? Simak penjelasannya berikut ini.

Perkiraan Tanggal Idul Adha 2026

Di tahun 2026, Idul Adha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei. Perkiraan tanggal ini merujuk pada penetapan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.

Dalam keputusan tersebut, pemerintah telah menetapkan hari Rabu, 27 Mei 2026 sebagai libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah, sementara Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama Idul Adha

Walau begitu, penetapan resmi kapan Idul Adha 2026 masih harus menunggu sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama.

Penentuan Idul Adha di Indonesia sendiri dilakukan melalui sidang isbat yang menggunakan dua metode utama, yaitu metode Hisab atau perhitungan astronomi dan metode Rukyat berupa pengamatan hilal atau bulan sabit muda.

Sidang ini bertujuan untuk memastikan awal bulan Zulhijah 1447 H, sehingga tanggal 10 Zulhijah yang merupakan Hari Raya Iduladha, dapat ditetapkan secara resmi oleh pemerintah. Karena itu, meskipun sudah ada prediksi dalam kalender dan SKB 3 Menteri, keputusan final tetap diumumkan menjelang hari H.




(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork