Idul Adha selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu umat Islam. Pada hari raya besar ini, umat Islam akan melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih hewan sebagai bagian dari syariat agama.
Dikutip dari MUI Digital, perintah ibadah kurban termaktub dalam ayat Al-Quran. Ayat tersebut menyampaikan bahwa Allah telah melimpahkan karunia yang begitu besar kepada manusia. Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat tersebut, manusia diperintahkan untuk melaksanakan ibadah, termasuk kurban.
Ψ₯ΩΩΩΩΨ§ Ψ£ΩΨΉΩΨ·ΩΩΩΩΩΨ§ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΨ«ΩΨ±Ω ΩΩΨ΅ΩΩΩΩ ΩΩΨ±ΩΨ¨ΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΨΩΨ±Ω
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah qurban." (QS al-Kautsar: 1-2).
Ibadah kurban berangkat dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ibadah ini menunjukkan ketaatan seorang hamba pada tuhannya. Kendati demikian, pelaksanaan ibadah kurban membutuhkan berbagai persiapan, mulai dari menyiapkan hewan kurban hingga pelaksanaan sholat Id.
Karena itu, menjelang pertengahan tahun, banyak masyarakat yang mulai mencari informasi terkait tanggal tepat Idul Adha 2026, termasuk sisa hari yang tersedia untuk bersiap-siap. Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi seputar penetapan Idul Adha 2026 Muhammadiyah dan prediksi Nahdlatul Ulama (NU) di bawah ini, yuk!
Idul Adha Itu Tanggal Berapa?
Idul Adha dirayakan setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah. Tanggal ini merupakan puncak dari rangkaian ibadah haji, yang berlangsung di bulan Zulhijah sebagai bulan terakhir dalam penanggalan Islam.
Disadur dari situs resmi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), terdapat perbedaan antara kalender Hijriah dan kalender Masehi. Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan yang mengelilingi bumi, sedangkan kalender Masehi mengikuti peredaran bumi yang mengelilingi matahari. Selain itu, tahun Hijriyah memiliki perhitungan waktu yang lebih pendek sekitar 10 hingga 12 hari.
Perbedaan sistem inilah yang membuat tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah tidak selalu bertepatan dengan tanggal yang sama dalam kalender Masehi. Alhasil, perayaan Idul Adha terus bergeser setiap tahunnya.
Penetapan Idul Adha 2026 Muhammadiyah
Dilansir Pedoman Hisab Muhammadiyah tentang Awal Bulan Kamariah, Muhammadiyah menentukan Idul Adha menggunakan metode perhitungan hisab wujudul hilal untuk menetapkan awal bulan dalam kalender Hijriah.
Metode hisab wujudul hilal menetapkan awal bulan Hijriah ketika hilal atau bulan baru tepat berada di atas ufuk ketika Matahari terbenam. Kemudian, hasilnya dituangkan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Karena itu, dalam menentukan Idul Adha 2026 di 10 Zulhijah 1447 H, Muhammadiyah tidak melakukan metode rukyat untuk melihat penampakan hilal. Dirujuk dari KHGT, Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Penetapan tanggal Idul Adha Muhammadiyah juga tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Dalam maklumat itu, 1 Zulhijah 1447 H ditetapkan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Oleh karenanya, 10 Zulhijah sebagai tanggal Idul Adha bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026.
"Iduladha (10 Zulhijah 1447 H) jatuh pada hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 M," bunyi poin 6 huruf C maklumat yang diteken pada 22 September 2025 itu.
Prediksi Idul Adha 2026 Pemerintah
Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi tanggal pelaksanaan Idul Adha 2026/1477 H. Pasalnya, penetapan hari besar Islam tersebut masih menunggu hasil pemantauan hilal sebagai penanda awal bulan Zulhijah.
Menurut laporan detikNews, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan sidang isbat Idul Adha 1447 H/2026 pada akhir bulan Zulkaidah, tepatnya 29 Zulkaidah 1447 H atau Minggu, 17 Mei 2026 di Auditorium HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta
Penentuan hilal mengacu pada kriteria yang telah disepakati oleh Menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Dikutip dari laman Kemenag RI, kriteria terbaru MABIMS menetapkan bahwa hilal dinyatakan memenuhi syarat imkanur rukyat apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi mencapai 6,4 derajat sebagai acuan kemungkinan terlihatnya hilal dalam penentuan 1 Zulhijah 1447 H.
Meski keputusan final terkait jatuhnya Idul Adha 1447 H masih menunggu sidang isbat pada akhir bulan Zulkaidah, gambaran mengenai perkiraan tanggal Idul Adha 2026 dapat dilihat melalui Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag.
Dalam kalender Hijriah tersebut, 10 Zulhijah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Kendati demikian, tanggal tersebut masih bersifat sementara karena penetapan resmi mengenai berlangsungnya Idul Adha 2026 tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh pemerintah.
Prediksi Idul Adha 2026 NU
Menurut keterangan dari laman NU Online, dalam menentukan awal bulan Zulhijah, Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomi sama seperti perhitungan Muhammadiyah. Meski begitu, NU tetap melakukan metode rukyat untuk memastikan perhitungan hisab yang dilaksanakan pada akhir bulan Zulkaidah.
Metode rukyat tersebut serupa dengan yang dilakukan oleh Pemerintah. Oleh sebab itu, keputusan mengenai Hari Raya Idul Adha versi NU biasanya sejalan dengan hasil sidang isbat pemerintah.
Apabila mengacu Almanak NU yang diterbitkan PCNU Bojonegoro, maka 10 Zulhijah 1447 H bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026. Itu artinya, NU memprediksi Idul Adha 2026 jatuh pada tanggal yang sama persis dengan prediksi pemerintah.
Dengan demikian, baik Muhammadiyah, pemerintah, maupun NU diperkirakan akan menetapkan Hari Raya Idul Adha 2026/1447 H pada tanggal yang sama, yakni Rabu, 27 Mei 2026. Itu artinya, Idul Adha akan datang dalam 20 hari lagi.
Kesamaan penetapan ini menjadi kabar baik karena memungkinkan masyarakat merayakan Idul Adha secara serentak, sekaligus memudahkan dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan ibadah, mulai dari sholat Id hingga pelaksanaan kurban.
Jadwal Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2026
Meski sidang isbat untuk menetapkan Idul Adha 1447H/2026 baru akan dilaksanakan pada akhir bulan Zulkaidah, namun informasi terkait libur nasional dan cuti bersama untuk perayaan tersebut telah diumumkan. Aturan mengenai hari libur nasional dan cuti bersama itu tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berdasarkan SKB 3 Menteri tersebut, libur Hari Raya Idul Adha 2026 berlangsung pada 27 dan 28 Mei. Adapun 29 Mei 2026 yang bertepatan dengan hari Jumat, tidak termasuk libur nasional maupun cuti bersama.
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 H
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 H
Demikian penjelasan terkait tanggal Idul Adha 2026 versi Muhammadiyah hingga NU, lengkap beserta dengan jadwal libur nasional dan cuti bersamanya. Semoga membantu, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/ahr)
