Dua bulan setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat Islam akan kembali menyambut hari besar lainnya, yaitu Idul Adha atau Lebaran Haji. Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah dalam kalender Hijriah.
Hari raya ini merupakan peringatan atas peristiwa besar di mana Nabi Ibrahim AS mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS. Dengan penuh keimanan dan ketaatan, Nabi Ibrahim bersedia menjalankan perintah tersebut.
Namun, atas kehendak Allah, pengorbanan itu digantikan dengan seekor hewan. Peristiwa inilah yang kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Islam hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Idul Adha juga bertepatan dengan puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Mekah. Pada tanggal 9 Zulhijah, para jamaah haji melaksanakan wukuf di Arafah yang merupakan rukun haji paling utama. Keesokan harinya, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha dengan melaksanakan salat Id dan menyembelih hewan kurban.
Lantas, kapan jatuhnya perayaan Idul Adha tahun 2026? Simak penjelasannya berikut ini.
Perkiraan Tanggal Idul Adha 2026
Di tahun 2026, Idul Adha diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei. Perkiraan tanggal ini merujuk pada penetapan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026.
Dalam keputusan tersebut, pemerintah telah menetapkan hari Rabu, 27 Mei 2026 sebagai libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah, sementara Kamis, 28 Mei 2026 sebagai cuti bersama Idul Adha
Walau begitu, penetapan resmi kapan Idul Adha 2026 masih harus menunggu sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama.
Penentuan Idul Adha di Indonesia sendiri dilakukan melalui sidang isbat yang menggunakan dua metode utama, yaitu metode Hisab atau perhitungan astronomi dan metode Rukyat berupa pengamatan hilal atau bulan sabit muda.
Sidang ini bertujuan untuk memastikan awal bulan Zulhijah 1447 H, sehingga tanggal 10 Zulhijah yang merupakan Hari Raya Iduladha, dapat ditetapkan secara resmi oleh pemerintah. Karena itu, meskipun sudah ada prediksi dalam kalender dan SKB 3 Menteri, keputusan final tetap diumumkan menjelang hari H.
Penetapan Idul Adha 2026 Versi Muhammadiyah
Berbeda dengan pemerintah yang menunggu sidang isbat, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Idul Adha melalui metode hisab hakiki wujudul hilal.
Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Idul Adha 1447 H juga jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Dari sini sebenarnya penetapan Muhammadiyah dengan jadwal libur nasional yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui SKB 3 Menteri adalah sama.
Adapun rincian penting bulan Zulhijah 1447 H menurut Muhammadiyah adalah sebagai berikut:
- 1 Zulhijah 1447 H: Senin, 18 Mei 2026
- 9 Zulhijah (Hari Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
- 10 Zulhijah (Idul Adha): Rabu, 27 Mei 2026
Mengapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji?
Di Indonesia, Idul Adha sering disebut sebagai Lebaran Haji. Sebutan ini muncul karena hari raya ini bertepatan dengan puncak pelaksanaan ibadah haji di Mekah.
Pada tanggal 9 Zulhijah, jamaah haji menjalankan wukuf di Arafah sebagai rukun haji yang paling utama. Keesokan harinya, yaitu 10 Zulhijah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha dengan:
- Melaksanakan salat sunnah Idul Adha
- Menyembelih hewan kurban
- Berbagi daging kepada sesama
Keterkaitan erat antara ibadah haji dan perayaan Idul Adha inilah yang membuat masyarakat Indonesia sering kali menyebutnya sebagai Lebaran Haji.
Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, baik berdasarkan kalender pemerintah maupun penetapan Muhammadiyah. Meski begitu, umat Islam tetap perlu menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan resmi dari pemerintah.
