Heboh Istri Dukuh di Gunungkidul Minta Maaf Usai Ketahuan VCS Pria Lain

Heboh Istri Dukuh di Gunungkidul Minta Maaf Usai Ketahuan VCS Pria Lain

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 20 Jul 2026 15:29 WIB
Red broken heart paper on white keyboard computer background. Online internet romance scam or swindler in website application dating concept. Love is bait or victim.
Ilustrasi perselingkuhan. Foto: Getty Images/Pla2na
Gunungkidul -

Postingan bernarasi seorang istri dukuh di Tanjungsari, Gunungkidul melakukan video call (VC) bermuatan asusila dengan pria lain berujung membuat video permintaan maaf ramai di media sosial (medsos).

"Seorang perempuan berinisial D, istri oknum dukuh berinisial M di Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, menyampaikan permintaan maaf di hadapan sejumlah tokoh masyarakat setelah diduga terlibat dalam video call bermuatan asusila dengan seorang pria. Permintaan maaf tersebut dilakukan dengan didampingi suaminya. Dalam pernyataannya, D mengakui telah melakukan perbuatan yang menjadi perbincangan di tengah masyarakat serta menyampaikan penyesalan," kata akun Instagram @gunungkidul.update seperti dilihat detikJogja, Senin (20/7/2026).

"la juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari. Kasus ini mencuat setelah beredar tangkapan layar yang diduga berasal dari aktivitas video call tersebut melalui aplikasi WhatsApp. Penyebaran gambar itu memicu perbincangan di kalangan warga dan menimbulkan keresahan. Sejumlah tokoh masyarakat kemudian memfasilitas pertemuan untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Dalam forum itu, D menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan meminta agar persoalan tersebut tidak kembali terulang," lanjut akun tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pembuatan video permintaan maaf itu tidak melibatkan pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

"Memang benar ada peristiwa itu. Tapi kami tidak ada di situ (polisi yang dilibatkan dalam pembuatan video permintaan maaf)," katanya saat dikonfirmasi detikJogja, hari ini.

Selain itu, Agus menyebut jika Polsek Tanjungsari tidak menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Agus menilai karena peristiwa itu telah selesai secara kekeluargaan.

"Tidak ada laporan yang masuk ke kami (Polsek Tanjungsari)," ujarnya secara singkat.

Sementara itu, Panewu atau Camat Tanjungsari, Sri Intiyastuti, mengaku telah mengetahui informasi tersebut. Sri mengungkapkan bahwa kejadian itu terjadi di Kalurahan Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul.

"Sesuai dengan regulasi dan adab kemasyarakatan, Pak Lurah telah melakukan koordinasi terkait kejadian itu," ucapnya.

Di sisi lain, yang bersangkutan merupakan istri dari seorang dukuh. Di mana sebenarnya adalah warga biasa, namun karena labelnya istri seorang dukuh menimbulkan sorotan khusus di masyarakat.

Terkait sanksi, Sri menyebut tidak serta merta bisa langsung memberikannya. Mengingat semua itu harus melalui prosedur tertentu.

"Tidak bisa serta merta diberi sanksi, ada prosedurnya. Misalnya sanksi perlu ditengok ada keterlibatan tidak dan masyarakat bagaimana. Nanti kita lihat prosesnya seperti apa, apakah ini hanya berdiri sendiri kasusnya atau seperti apa," katanya.



(afn/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads