Stadion Maguwoharjo dipastikan siap jelang laga Persis Solo vs PSS Sleman pada pekan ke-19 Liga 1 2023/2024. Saat ini pengelola tengah bersiap memperbaiki kerusakan yang terjadi dalam pertandingan sebelumnya yang diwarnai kericuhan.
Momen ricuh ini dipicu oleh kekalahan PSS Sleman dari Bali United dengan skor 0-1. Gol kala itu tercipta dari tendangan Mohammed Rashid pada menit ke-31 melalui umpan Ardi Idrus.
Kericuhan suporter pada pekan ke-18 Liga 1 2023/2024 usai laga PSS Sleman vs Bali United menyebabkan kerusakan di bagian atap bench pemain yang dirusak oleh oknum suporter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski rusak , Stadion Maguwaharjo dipastikan siap untuk laga selanjutnya yakni Persis Solo vs PSS Sleman pada Rabu (8/11) dan RANS Nusantara vs Bhayangakara FC pada Kamis (9/11).
"Kami sudah menerima perwakilan dari panpel (panitia penyelenggara). Intinya tanggal 8 (Rabu) dan 9 (Kamis) kan dipakai," tutur Sumali selaku Kepala UPT Stadion Maguwoharjo, Sleman saat ditemui detikJogja di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (4/11) siang.
Sumali menambahkan, perbaikan bench pemain yang rusak itu akan dimulai Senin (6/11) dan diproyeksikan rampung pada Selasa (7/11).
"Untuk perbaikan pokoknya sebelum digunakan selesai. Saya yakin dalam waktu dua hari selesai lah sekitar Senin sampai Selasa. Kalo bisa malem dilembur lah," sambungnya.
Sementara itu, untuk biaya perbaikan belum bisa diungkapkan secara rinci oleh Sumali. Namun, panitia penyelenggara bertanggung jawab penuh.
Sebelumnya, tak hanya bench pemain saja yang dirusak oleh oknum suporter. Beberapa fasilitas umum seperti pintu darurat hingga keran toilet juga turut menjadi sasaran amukan suporter.
"Gembok di sini (pintu darurat) didorong-dorong, gemboknya jadi patah. Kemudian di tribun VIP bagian belakang keran kamar mandinya dibuka semua jadi airnya mengalir semua," terang Sumali.
(ahr/ahr)
Komentar Terbanyak
Pengakuan Pacar-pacar Eks Dirut Taspen Kosasih, Dikado Mobil-Dibelikan Tas LV
UGM Sampaikan Seruan Moral: Hentikan Anarkisme dan Kekerasan
Mahasiswa Amikom Jogja Meninggal dengan Tubuh Penuh Luka