Jika Meksiko terkenal dengan minuman fermentasi bernama tepache, maka Indonesia punya deretan panjang jamu tradisional. Sebut saja beras kencur, kunyit asam, temulawak, galian singset, dan sinom.
Nama jamu sinom memiliki pemaknaan unik. Dilansir buku Tumbuhan Obat Antidiabetik oleh L Hartanto Nugroho dan Yustina Sri Hartini, jamu ini melambangkan akhir hidup manusia. Sama seperti kelahirannya yang suci, manusia harus mangkat dalam kondisi suci pula.
Berbicara tentang rasa, jamu sinom menawarkan sensasi asam sekaligus segar dan nikmat, sebagaimana dijelaskan Adzkiyak dalam buku Etnografi Kuliner: Makanan dan Identitas Nasional. Jamu ini bisa disajikan dalam kondisi panas atau dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari segi manfaat, jamu sinom dapat mengatasi masuk angin, mengurangi nyeri haid, hingga mengobati sembelit. Tidak heran jika banyak orang tertarik membuatnya sendiri di rumah untuk konsumsi sehari-hari.
Kamu juga tertarik? Pelajari cara membuat jamu sinom di bawah ini, yuk!
Poin Utamanya:
- Jamu sinom punya rasa asam, nikmat, nan segar, berlainan dengan jamu lain yang notabenenya pahit.
- Jamu sinom dibuat dari bahan utama daun asam jawa alias sinom. Bahan lainnya meliputi kunyit, gula, dan air.
- Di antara manfaat jamu sinom adalah memiliki sifat antikanker, mencegah tubuh obesitas, dan menguatkan sistem imun.
Cara Membuat Jamu Sinom
Bila menyebut cara membuat, maka yang terpenting adalah resep. Tanpa takaran yang pas dari resep, rasa jamu sinom mungkin akan nyeleneh sehingga tak lagi nikmat diminum. Nah, berikut beberapa resepnya untuk dicoba.
Resep Jamu Sinom #1
(sumber: buku Ilmu Dasar Pembuatan Jamu oleh RM Alfian STr Kes ST MSi dkk)
Bahan
- 1 kg daun asam muda (sinom)
- ΒΌ kg asam jawa
- Β½ kg kunyit
- Β½ kg gula aren
- Garam secukupnya
- 3 liter air
Cara membuat
- Bersihkan seluruh bahan yang akan dipakai.
- Haluskan kunyit, lalu peras.
- Tambahkan air ke dalam perasan kunyit.
- Rebus air sampai mendidih, lalu kecilkan api.
- Masukkan perasan kunyit beserta bahan-bahan lainnya, yakni daun sinom, asam jawa, gula aren, dan garam.
- Tutup panci, rebus air hingga berkurang Β½. Matikan.
- Saring, dan jamu sinom siap diminum.
Resep Jamu Sinom #2
(sumber: buku Cara Mudah Membuat Jamu Tradisional oleh Erlita Mega)
Bahan
- Β½ ons rimpang temu lawak yang sudah dibersihkan
- ΒΌ ons rimpang kunyit bersih
- 1 sendok kapulaga
- ΒΌ ons kayu manis
- 1 ons daun asam muda atau ΒΌ ons buah asam tua
- ΒΌ sdt bubuk pala
- 3 ons gula merah
- 1 ons gula pasir
- 3-4 liter air minum
Cara membuat
- Iris tipis-tipis rimpang temu lawak dan kunyit.
- Remas-remas kapulaga sampai bijinya keluar.
- Masukkan semua bahan dalam 1 wadah yang telah berisi air.
- Rebus dengan api sedang sampai kurang lebih 2 kali proses pematangan.
- Biarkan kurang lebih 2-3 jam sampai dingin.
- Saring, ambil airnya.
- Jamu sinom siap diminum. Terasa lebih nikmat dalam kondisi dingin.
Resep Jamu Sinom #3
(sumber: buku Menguak Tabir & Potensi Jamu Gendong oleh Suharmiati)
Bahan
- Β½ ons kunir
- Β½ ons asam kawak
- 2 ikat sinom (daun asam muda)
- ΒΌ kg gula merah
- Gula pasir secukupnya
- Garam secukupnya
- 4 liter air
Cara membuat
- Cuci bersih kunir, lalu kupas dan iris tipis.
- Masukkan semua bahan ke dalam panci bersama air.
- Rebus dengan panci tertutup menggunakan api kecil sampai mendidih.
- Masukkan garam.
- Jika kurang manis, maka tambahkan gula pasir.
- Biarkan dingin atau hangat, lalu saring.
- Jamu sinom siap minum.
Manfaat Jamu Sinom untuk Kesehatan
Seperti halnya sudah disinggung sekilas di atas, jamu sinom memiliki banyak manfaat kesehatan. Di antaranya adalah:
1. Memiliki Senyawa Antikanker
Dilansir jurnal NadiKami berjudul 'Membina Masyarakat Menuju Indonesia Sehat: Jamu Sinom untuk Kesehatan Keluarga di Kelurahan Raraa, Kabupaten Kolaka Timur' oleh Alfiranty Yunita, sifat antikanker jamu sinom dihadirkan komponen kunyitnya.
Kunyit diketahui memiliki senyawa kurkumin yang berpotensi sebagai antioksiden, koleretik, antiinflamasi, antimutagenik, dan antikanker. Terkhusus kanker usus, payudara, paru-paru, dan kulit.
2. Mengurangi Kemungkinan Obesitas
Adriani Adriani dan Widyasih Pritasari dalam Biology and Education Journal berjudul 'Literature Review: Jenis dan Manfaat Jamu di Indonesia' menyorot manfaat jamu sinom untuk menjaga tubuh dari kemungkinan obesitas. Yang berperan adalah daun asam alias sinom itu sendiri.
Daun ini diketahui memiliki metabolit sekunder, seperti lupeol, lupenone, dan n-nonacosane. Lupenone secara in vitro mampu menghambat pembentukan jaringan lemak sehingga mencegah obesitas. Lupeol dan lupenone juga punya sifat antiinflamasi, antioksidan, antitumor, antibakteri, immunomodulator, dan antileishmanial.
3. Menguatkan Sistem Imun Tubuh
Kandungan antioksidan bahan-bahan pembuat jamu sinom berperan penting menguatkan sistem imun tubuh. Sifat antioksidan ini bekerja melawan radikal-radikal bebas dalam tubuh yang berbahaya karena bisa menyebabkan stres oksidatif.
Di samping itu, efek antiinflamasinya membantu mengatasi peradangan yang terjadi. Rutin minum jamu sinom membantu tubuh punya respons imun optimal. Namun, tetap konsultasikan dengan dokter dulu jika punya masalah kesehatan tertentu, ya, detikers!
Demikian penjelasan lengkap cara membuat jamu sinom beserta manfaatnya. Semoga membantu!
(sto/afn)












































Komentar Terbanyak
PM Israel Netanyahu Klarifikasi soal Pernyataannya yang Singgung Yesus Kristus
Momen Emak-emak di Jogja 'Hadang' Purbaya Minta MBG Disetop
Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Kauman Membeludak hingga Jalan