Pencetak gol sepanjang masa PSS Sleman, Gustavo Tocantins, telah habis masa kontrak bersama Super Elang Jawa (Elja) pada musim ini. Tocantins buka suara usai muncul rumor dirinya sepakat memperpanjang kontrak untuk musim depan.
Diketahui, Tocantins didatangkan PSS Sleman pada Liga 1 2024/2025 lalu dengan durasi kontrak dua tahun. Pada musim keduanya, striker asal Brasil itu tampil fenomenal dengan mencatatkan 22 gol dan 11 assist dari 25 penampilan. Ia juga didapuk menjadi pemain terbaik di Championship 2025/2026.
Dengan penampilan yang impresif tersebut, ramai di media sosial yang menyebutkan bahwa Tocantins dikabarkan memperpanjang masa kontraknya dengan PSS. Tocantins diketahui telah habis masa kontrak dengan PSS pada bulan Mei ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai konfirmasi, striker berusia 30 tahun itu masih enggan bicara banyak. Ia menyebut masih menunggu keputusan final dari manajemen.
"Saya menghabiskan dua tahun yang luar biasa di PSS dan saya benar-benar sangat bahagia di sana. Saya berharap semuanya berjalan dengan cara terbaik, dan untuk sekarang saya masih menunggu semuanya terselesaikan," ujar Gustavo kepada detikJogja, Kamis (21/5/2026).
Striker yang total sudah menorehkan 40 gol bareng Super Elja itu juga mengakui senang membela PSS. Ia turut mengirimkan pesan kepada suporter PSS yang sudah mendukungnya selama ini.
"Saya benar-benar merasa terhormat bisa menjadi bagian dari sejarah 50 tahun PSS. Klub yang indah ini layak mendapatkan lebih banyak tahun penuh berkah, kesuksesan, dan kejayaan. Mengenakan warna hijau dan putih serta mewakili tim sebesar ini adalah sesuatu yang sangat spesial bagi saya," ungkapnya.
"Untuk para fans PSS Sleman, kalian benar-benar yang terbaik. Kalian pantas mendapatkan semua kebahagiaan, berkah, dan kegembiraan karena semangat dan dukungan kalian adalah sesuatu yang spesial. Terima kasih karena selalu ada," pungkasnya.
(apu/ahr)

Komentar Terbanyak
Pengirim Sapi Kurban 'TIW' ke Masjid Dekat Rumah Amien Rais dari Jakarta
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping
Fakta Sejauh Ini soal Pembubaran Ibadah Jemaat Gereja di Bantul