- Cara Membuat Kombucha dari Starter 1. Persiapan Bahan 2. Pembuatan Media 3. Proses Fermentasi
- Cara Membuat Starter Kombucha atau Scoby 1. Siapkan Kombucha Murni 2. Masukkan ke Dalam Wadah Kaca 3. Simpan di Tempat yang Sesuai 4. Tunggu Proses Pembentukan 5. Gunakan SCOBY dan Cairan Starter
- Manfaat Mengonsumsi Kombucha 1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh 2. Mendukung Kesehatan Pencernaan 3. Membantu Proses Detoksifikasi 4. Menjaga Kesehatan Sendi 5. Membantu Tidur Lebih Nyenyak 6. Menyehatkan Kulit
Kombucha kini menjadi salah satu minuman sehat yang banyak digemari. Banyak orang mulai mencari cara membuat kombucha di rumah karena minuman ini dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Proses pembuatannya terbilang unik karena melibatkan fermentasi alami yang menghasilkan rasa segar sekaligus sedikit asam.
Dikutip dari buku Segar dengan Kombucha tulisan Tresno Saras, kombucha sendiri adalah minuman fermentasi yang dibuat dari teh hitam atau teh hijau yang difermentasi menggunakan koloni bakteri dan ragi. Koloni ini dikenal dengan sebutan SCOBY, singkatan dari symbiotic culture of bacteria and yeast. Hasil fermentasi inilah yang memberi kombucha cita rasa khas sekaligus kandungan alami yang baik untuk pencernaan.
Sejarah kombucha cukup panjang, minuman ini diyakini berasal dari China pada awal abad ke-20. Dari sana, kombucha kemudian menyebar ke Rusia, Jerman, hingga Amerika Serikat. Pada masa itu kombucha dikenal dengan nama 'jamur teh' atau 'jamur Manchurian' karena terkait dengan suku Manchu di Cina. Popularitasnya terus berkembang, terutama di kalangan pecinta pengobatan alami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau kamu tertarik untuk mencoba, ada banyak langkah sederhana untuk membuat kombucha sendiri di rumah. Yuk, simak panduan lengkap cara membuat kombucha dari starter sampai bisa kamu nikmati dengan aman dan segar.
Cara Membuat Kombucha dari Starter
Membuat kombucha di rumah sebenarnya cukup sederhana jika dilakukan dengan langkah yang tepat. Prosesnya dimulai dari menyiapkan media teh yang sudah diberi gula, kemudian difermentasi menggunakan SCOBY. Hasilnya adalah minuman berasa asam segar dengan sedikit sensasi karbonasi alami. Berikut ini adalah panduan membuat kombucha di rumah yang dikutip dari buku Teknologi Pangan Nabati Terfermentasi tulisan Nadia Siti Nurhaliza dkk.
1. Persiapan Bahan
Untuk membuat kombucha, bahan dasar yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
- Air
- Teh
- Gula
- SCOBY
- Cairan starter
Air yang digunakan sebaiknya bersih dan bebas klorin. Kemudian, pemilihan teh juga sangat menentukan hasil kombucha. Teh hijau akan menghasilkan rasa lebih ringan, sedangkan teh hitam memberi karakter rasa yang lebih kuat. Untuk hasil terbaik, hindari teh dengan tambahan perasa atau pewarna.
Gula yang digunakan sebaiknya gula pasir biasa, bukan pemanis buatan. SCOBY bisa diperoleh dari pembuat kombucha lain atau dari penjual terpercaya. Adanya cairan starter juga penting untuk menjaga tingkat keasaman sejak awal fermentasi.
2. Pembuatan Media
Langkah awal adalah merebus daun teh kering sebanyak 12-15 gram dalam 1 liter air. Rebus sekitar 15 menit dengan suhu 80Β°C, lalu tambahkan gula pasir sekitar 10-20 persen dari larutan.
Setelah itu, saring dan pindahkan teh ke wadah kaca, kemudian biarkan mendingin sampai suhu turun ke sekitar 25Β°C. Waktu pendinginan sebaiknya tidak lebih dari 4 jam agar kualitas teh tetap terjaga.
3. Proses Fermentasi
Setelah media teh dingin, masukkan SCOBY beserta cairan starter ke dalam wadah. SCOBY bisa ditambahkan sekitar 11 persen dari volume larutan, sementara cairan starter sekitar 10 persen.
Tutup wadah dengan kain kasa bersih yang diikat karet gelang untuk mencegah kontaminasi. Wadah kemudian disimpan di tempat gelap dan hangat, tidak terkena cahaya matahari langsung. Proses fermentasi biasanya berlangsung 7-14 hari tergantung suhu dan rasa yang diinginkan.
Selama fermentasi, akan terbentuk lapisan serat selulosa yang mengapung di permukaan larutan. Tanda ini menunjukkan proses berjalan dengan baik. Setelah rasanya pas, kombucha bisa disaring lalu dipindahkan ke botol kaca yang tertutup rapat. Simpan dalam kulkas agar lebih segar dan awet hingga beberapa minggu. Pastikan semua alat yang digunakan bersih dan steril agar kombucha aman untuk dikonsumsi.
Cara Membuat Starter Kombucha atau Scoby
Jika kamu ingin mencoba membuat SCOBY sendiri di rumah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Proses ini membutuhkan waktu, tetapi hasilnya bisa menjadi starter kombucha yang bisa dipakai berulang kali. Mari simak langkah-langkah yang dikutip dari laman You Brew Kombucha berikut ini.
1. Siapkan Kombucha Murni
Gunakan setidaknya dua cangkir kombucha murni yang tidak dipasteurisasi dan tanpa tambahan rasa. Kombucha inilah yang akan menjadi dasar terbentuknya SCOBY. Jika kombucha sudah diberi perasa atau dipasteurisasi, biasanya proses pembentukan SCOBY tidak akan berhasil.
2. Masukkan ke Dalam Wadah Kaca
Tuangkan kombucha ke dalam toples kaca yang bersih. Tutup bagian atas dengan kain katun tipis atau kain kasa, lalu ikat dengan karet gelang agar tetap rapat. Penutup ini penting untuk menjaga sirkulasi udara sekaligus mencegah kotoran atau serangga masuk.
3. Simpan di Tempat yang Sesuai
Letakkan wadah di tempat gelap, hangat, dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari cahaya matahari langsung dan usahakan wadah tidak sering digerakkan. Gerakan kecil bisa mengganggu pembentukan lapisan SCOBY di permukaan cairan.
4. Tunggu Proses Pembentukan
SCOBY biasanya mulai terbentuk setelah 4-5 minggu. Jika suhu ruangan dingin, proses ini bisa memakan waktu lebih lama, bahkan sampai 6-8 minggu. Tanda SCOBY berhasil terbentuk adalah adanya lapisan tebal mirip gel yang mengapung di permukaan.
5. Gunakan SCOBY dan Cairan Starter
Setelah SCOBY mencapai ketebalan sekitar setengah inci, kamu bisa menggunakannya untuk memulai fermentasi kombucha baru. Cairan kombucha yang tersisa juga berfungsi sebagai starter tea yang membantu menjaga keasaman dan melindungi kombucha dari kontaminasi.
Manfaat Mengonsumsi Kombucha
Setelah mengetahui cara membuat kombucha, menarik juga untuk memahami berbagai manfaat yang bisa didapat dari minuman fermentasi ini. Kembali dikutip dari tulisan Nadia Siti Nurhaliza, kombucha sejak lama dipercaya memiliki khasiat kesehatan, bahkan di daerah asalnya, China, minuman ini dianggap mampu membantu menjaga vitalitas tubuh. Berbagai penelitian modern juga mendukung klaim tersebut dengan menemukan sejumlah kandungan aktif di dalam kombucha. Yuk, simak pembahasan lengkapnya!
1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kombucha kaya akan probiotik yang dapat menjaga keseimbangan mikroba di usus. Kondisi usus yang sehat sangat berperan dalam memperkuat sistem imun. Selain itu, teh sebagai bahan dasar kombucha juga mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan. Kombinasi ini menjadikan tubuh lebih tahan terhadap infeksi. Senyawa fenolik yang terbentuk selama fermentasi bahkan diketahui mampu meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kandungan bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium dalam kombucha membantu proses pencernaan lebih optimal. Kehadiran probiotik ini dapat mengurangi risiko gangguan seperti sembelit maupun diare, sekaligus meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan. Dengan kata lain, kombucha tidak hanya menyehatkan usus tetapi juga membantu tubuh mendapatkan manfaat maksimal dari asupan sehari-hari.
3. Membantu Proses Detoksifikasi
Kombucha juga mengandung asam glukuronat yang berfungsi membantu tubuh menyingkirkan zat beracun. Senyawa ini bekerja dengan cara mengikat racun di hati lalu mengeluarkannya melalui ginjal. Proses ini membuat kerja hati menjadi lebih ringan dalam menetralisir racun sehingga tubuh tetap terjaga kebersihannya secara alami.
4. Menjaga Kesehatan Sendi
Dalam kombucha terdapat glukosamin yang berperan penting dalam membangun jaringan tulang rawan pada sendi. Asupan rutin dapat membantu mengurangi risiko masalah sendi, seperti osteoarthritis. Selain itu, adanya polifenol dengan sifat antioksidan juga membantu meredakan peradangan sehingga sendi tetap sehat dan lebih kuat untuk beraktivitas.
5. Membantu Tidur Lebih Nyenyak
Kandungan asam amino berupa L-theanin di dalam kombucha memiliki efek menenangkan pada sistem saraf. Senyawa ini mampu menurunkan rasa cemas dan stres, sehingga kualitas tidur dapat meningkat. Bagi orang yang sering kesulitan tidur nyenyak, mengonsumsi kombucha bisa menjadi salah satu cara alami untuk memperbaiki pola istirahat.
6. Menyehatkan Kulit
Kombucha juga dikenal memberi manfaat bagi kecantikan kulit. Kandungan antioksidan dan enzim di dalamnya membantu menjaga kelembapan kulit, mencegah kerusakan akibat radikal bebas, serta memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan. Dengan konsumsi teratur, kulit bisa tampak lebih segar dan cerah.
Setelah menyimak penjelasan lengkap di atas, apakah kamu tertarik untuk membuat kombucha dari starter hingga siap konsumsi di rumah, detikers?
(par/par)
Komentar Terbanyak
Pengakuan Pacar-pacar Eks Dirut Taspen Kosasih, Dikado Mobil-Dibelikan Tas LV
Kala 'Sepasang Mata Bola' Berhenti Sambut Penumpang KA di Jogja
Benarkah Anggota DPR Tidak Wajib Membayar Pajak? Simak Penjelasan Aturannya