Terpopuler Sepekan

Kisah Andromeda Naik Bajaj demi Jadi Ahli Astronomi

Tim detikJogja - detikJogja
Minggu, 26 Jul 2026 12:19 WIB
Basuni Yusuf menyetir bajaj dari Jogja ke Bandung untuk mengantar anaknya kuliah di ITB. Foto: dok. ITB
Jogja -

Perjuangan Andromeda Sufi Anggoro (18) untuk berkuliah di Jurusan Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) sungguh tidak mudah. Ia pun berangkat ke Bandung diantar sang ayah menggunakan bajaj selama 24 jam perjalanan.

Dikutip dari situs resmi ITB, Kamis (23/7), Andromeda sekeluarga diterima Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., Senin (20/7).

Rektor ITB pun mengucapkan selamat kepada Andromeda dan keluarganya. ITB berupaya memfasilitasi mahasiswa berprestasi agar dapat menjalani pendidikan dengan lancar.

"Alhamdulillah, bisa sampai ke sini. Selamat untuk Bapak, Ibu, dan Andro. Kami berusaha agar sebanyak mungkin adik-adik yang memiliki kemampuan akademis baik dapat diterima di ITB. Kami tidak membeda-bedakan kemampuan ataupun latar belakang keluarga dan ekonomi," ujar Prof. Tata.

Basuni Yusuf (56) bersama bajaj yang mengantar anaknya kuliah ke ITB, Jumat (24/7). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja

Diam-diam Daftar ITB

Ayah Andro, Basuni Yusuf (56), mengungkapkan awal mula dirinya mengantarkan sang putra ke Bandung. Ia mengaku sempat kaget saat mendengar anaknya diterima di ITB.

Warga Tegalrejo, Kota Jogja itu menceritakan, dirinya sudah lama mengetahui sulung dari 7 bersaudara itu mendambakan kuliah di ITB. Namun, dirinya sebagai orang tua terkendala biaya.

"Saya ndak mengizinkan (kuliah di ITB), karena jauh dan saya ndak ada biayanya, kan biayanya mahal kalau di Bandung itu," tutur Basuni saat ditemui di kediamannya, Jumat (24/7/2026).

Sebagai anak, Andro menuruti keinginan orang tuanya. Walhasil, dia kuliah di UPN Jogja pada 2025 lalu dengan status penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"(Kuliah) UPN setahun, dapat KIP. Jurusannya Fakultas Teknik Informatika. Bukan (keinginan Andro), karena dia itu yang waktu di Jogja itu, dia hanya menuruti orang tuanya aja, dia menuruti kemauan orang tuanya, nglegani itu," ujarnya.

Selama setahun, ternyata Andromeda tidak mengubur impiannya. Diam-diam, dia belajar lagi dan berhasil diterima di Astronomi ITB, satu-satunya jurusan yang ia impikan.

"Tiba-tiba dia itu 'ayah aku diterima di ITB, aku mau ke Bandung Yah', saya waktu denger itu ya bingung, soalnya biaya itu mau pakai apa, saya nggak pegang uang. Akhirnya saya jawab, 'oke Ndro, kamu boleh ke Bandung asal ada beasiswa'," terang Basuni.

Bukan tanpa alasan Basuni meminta anaknya mencari beasiswa. Mantan pemarut kelapa di Pasar Karangwaru tersebut hanya sopir bajaj sewaan, dengan penghasilan per hari Rp 80 ribu.

Adalah istrinya, Suci Wahyuningsih (45), yang meminta sang suami menyerahkan semua kepada Tuhan. Basuni pun merestui Andro dengan catatan sang anak bisa mendapat beasiswa.




(apu/apu)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork