Kisah perjuangan Basuni Yusuf (56) mengantar anaknya Andromeda Sufi Aggoro (18) dengan Bajaj untuk kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) menuai apresiasi. Basuni sendiri ternyata sempat dibuat kaget saat mendengar anaknya diterima di ITB.
Basuni warga Tegalrejo, Jogja itu mengaku sudah mengetahui sejak lama jika anaknya ingin berkuliah di ITB. Namun, ia sempat tak memberi izin karena tak yakin bisa membiayai mimpi Andro itu.
"Saya ndak mengizinkan (kuliah di ITB), karena jauh dan saya ndak ada biayanya, kan biayanya mahal kalau di Bandung itu," jelas Basuni saat ditemui di kediamannya di Tegalrejo, Kota Jogja, Jumat (24/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, Andro berkuliah di UPN Jogja usai lulus SMA pada 2025 lalu. Menurut Basuni, Andro mau berkuliah di UPN semata karena menuruti orang tua.
"(Kuliah) UPN setahun, dapat KIP. Jurusannya Fakultas Teknik Informatika. Bukan (keinginan Andro), karena dia itu yang waktu di Jogja itu, dia hanya menuruti orang tuanya aja, dia menuruti kemauan orang tuanya, nglegani itu," ujarnya.
Basuni Yusuf (56) bersama bajaj yang mengantar anaknya kuliah ke ITB, Jumat (24/7). Foto: Adji G Rinepta/detikJogja |
Daftar ITB Diam-diam
Setahun kuliah kuliah di UPN, tak membuat Andro mengubur mimpinya. Sulung dari 7 bersaudara itu diam-diam mendaftar ke ITB tahun ini. Andro pun lolos di satu-satunya jurusan yang ia impikan, astronomi.
"Tiba-tiba dia itu 'ayah aku diterima di ITB, aku mau ke Bandung Yah', saya waktu denger itu ya bingung, soalnya biaya itu mau pakai apa, saya nggak pegang uang. Akhirnya saya jawab, 'oke Ndro, kamu boleh ke Bandung asal ada beasiswa'," terang Basuni.
Basuni yang pernah menjadi pemarut kelapa di Pasar Karangwaru pun dibuat gamang bukan kepalang. Ia ingin memfasilitasi mimpi anaknya namun keadaan ekonomi jadi tembok penghalang.
Basuni masih tak yakin penghasilannya sebagai sopir dengan bajaj sewaan dengan biaya Rp 80 ribu perhari itu bisa membantu banyak. Di saat itu, ibu Andro lah yang menjadi penguat.
Istri Basuni, Suci Wahyuningsih (45), meminta Basuni menyerahkan semua ke Sang Pencipta. Basuni pun merestui Andro, asal Andro bisa dapat beasiswa.
Basuni pun nekat mengantar Andro ke Bandung denga Bajaj. Ia juga sempat bagikan rencana perjalanannya ke grup WhatsApp orang tua mahasiswa ITB.
Basuni, Suci, Andro, dan satu adiknya, pun bertolak ke Bandung pada Jumat (17/7) pukul 5 sore. Mereka mengendarai bajaj setelah Basuni mendapat izin dari si empunya bajaj.
Siapa sangka langkah itu justru menjadi pembuka jalan bagi Andro mendapat beasiswa.
"Sebelumnya saya memang berencana mau saya antar pakai bajaj, saya share ke grup Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB. Kemudian sembari cari-cari beasiswa, malah dari pihak ITB itu mengundang kami supaya datang ke ITB, kami diundang mau dikasih beasiswa," terangnya.


Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Awal Mula Terungkapnya Sultan HB X Jadi Korban Rekayasa AI
Alasan Mahasiswa USD Cosplay Kamen Rider Saat Ujian Proposal Tesis