Buka-bukaan Purbaya Soal Penyebab Coretax Sering Lemot: Ada yang Nakal!

Buka-bukaan Purbaya Soal Penyebab Coretax Sering Lemot: Ada yang Nakal!

Ilyas Fadilah, Herdi Alif Al Hakim - detikJogja
Jumat, 27 Mar 2026 18:39 WIB
Ilustrasi Coretax
Ilustrasi Coretax. Foto: Najmi Dhiaulhaq
Jogja -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ada pihak yang nakal di balik kendala teknis yang kerap terjadi pada sistem Coretax. Purbaya menyebut aksi bawahannya yang berani menggunakan vendor terlarang untuk kembali menggarap sistem Coretax tersebut.

Sebelumnya, Purbaya mengaku sistem Coretax sudah aman, tak ada kendala teknis. Namun, dia mengaku belakangan menemukan persoalan bahwa Coretax kembali mengalami gangguan berupa proses yang berputar-putar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiba-tiba di Coretax ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya, padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal, ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita udah berhentiin karena lelet service-nya dimasukin lagi diem-diem," kata Purbaya dikutip dari detikFinance, Jumat (27/3/2026).

Purbaya menyebut hingga saat ini bawahannya tidak ada yang mengakui perbuatan tersebut.

ADVERTISEMENT

"Sekarang mereka nggak ngaku lagi siapa yang masukin, nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak," tegas Purbaya.

Dia kemudian menyoroti desain Coretax yang dinilai aneh. Mantan ketua LPS itu menilai ada pihak yang membuat desain Coretax menjadi tidak ideal untuk mengambil keuntungan di balik masalah tersebut.

"Coretax itu desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru kan dibuat langsung interface dengan masyarakat biar gampang kan. Rupanya agak rumit, supaya di tengahnya ada aplikasi interface. Ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar, saya baru tahu," jelas Purbaya.

Namun, dia menegaskan untuk saat ini perbaikan menyeluruh belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena sistem masih berjalan. Sementara ini, Purbaya mengarahkan agar jajarannya fokus pada pengamanan sistem serta menghilangkan hambatan yang ada, sebelum dilakukan pembenahan lebih lanjut dalam kurun waktu sekitar satu tahun ke depan.

"Saya akan beresin itu. Tapi nggak bisa sekarang kan, karena udah lagi jalan, nanti ke depan setahun ke depan kita beresin itu. Kita amankan dulu semua Coretax itu yang ada hambat-hambat habis itu saya bersihin yang ruang interface yang sengaja diciptakan," tambah Purbaya.

Di sisi lain, Purbaya menyebut pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) masih akan diperpanjang hingga akhir April karena jumlah wajib pajak yang melapor belum mencapai target.



(par/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads