Harga Sembako Jogja Hari Ini 28 Januari 2026: Rawit Merah Naik Terus!

Harga Sembako Jogja Hari Ini 28 Januari 2026: Rawit Merah Naik Terus!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Rabu, 28 Jan 2026 12:37 WIB
Harga Sembako Jogja Hari Ini 28 Januari 2026: Rawit Merah Naik Terus!
Ilustrasi cabai rawit merah. Foto: Rifkianto Nugroho
Jogja -

Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan secara umum berpotensi berubah tiap hari. Pergeseran angka tersebut mesti diketahui masyarakat agar dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.

Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 12.05 WIB, dua jenis cabai tampak mengalami kenaikan harga. Selain cabai, tidak terlihat adanya bahan pangan lain yang berubah.

Pertama, cabai merah besar naik dari Rp 35.500 menjadi Rp 36.250 per kilogram. Perlu diketahui, kemarin, harga cabai merah besar di Kota Jogja jeblok dari Rp 43.570 menjadi Rp 35.500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, cabai rawit merah ngegas menjadi RP 53.000 dari sebelumnya Rp 52.000/kg. Dengan demikian, jenis cabai ini terhitung sudah 4 kali naik sejak 22 Januari lalu. Dibandingkan minggu lalu, harganya lebih mahal 7.500 rupiah atau sekitar 16%.

Grafik PIHPS menunjukkan, kenaikan harga pertama terjadi pada 20 Januari 2026, dari 41.250 menjadi Rp 42.500. Angka tersebut melonjak jadi Rp 45.500 dua hari kemudian.

ADVERTISEMENT

Pada Jumat, 23 Januari 2026, banderolan rawit merah naik lagi, menjadi Rp 46.250 sekilo. Selang 2 hari akhir pekan, rawit merah melejit pada Senin, 26 Januari 2026, menyentuh level Rp 49.500. Berturut-turut setelahnya, harga rawit merah terus naik.

Rata-ratanya di level nasional hari ini adalah Rp 58.200 per kilogram. Sulawesi Utara menjadi wilayah dengan banderolan rawit merah termurah, yakni Rp 30.650. Sementara itu, harga termahalnya dijumpai di Maluku Utara, yakni Rp 95.000.

Perlu diketahui, data PIHPS bersumber dari Pasar Beringharjo dan Kranggan. Daftar harga sembako Jogja hari ini 28 Januari 2026 dapat detikers simak via poin-poin berikut.

Harga Sembako Jogja 28 Januari 2026 Versi PIHPS

Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.

Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750/kg
Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.000/kg
Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
Cabai merah besar: Naik dari Rp 35.500 menjadi Rp 36.250/kg
Cabai merah keriting: Rp 32.500/kg
Cabai rawit hijau: Rp 52.250/kg
Cabai rawit merah: Naik dari Rp 52.000 menjadi Rp 53.000/kg
Daging ayam ras segar: Rp 36.250/kg
Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
Minyak goreng curah: Rp 18.000/kg
Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
Telur ayam ras segar: Rp 28.000/kg

Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah

Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:

1. Produksi (Internal)

Ketersediaan bahan pokok di pasaran sangat memengaruhi harga. Contohnya, bila kondisi cuaca buruk sehingga gagal panen terjadi, maka harga akan melambung. Sebaliknya, jika jumlahnya melimpah, maka harga di pasaran turun.

2. Distribusi (Internal)

Pengiriman bahan pokok menuju pasar merupakan salah satu faktor penentu. Semakin mahal biaya distribusi, semakin mahal pula harga yang dipatok pedagang. Fluktuasi harga rerata suatu bahan pangan juga memengaruhi karena pedagang tentu membutuhkan laba.

3. Sumber Pasokan (Internal)

Jumlah pemasok bahan pangan yang sedikit berakibat naiknya harga karena langka. Sebaliknya, ketika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga turun.

4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)

Para pedagang akan menaikkan harga bahan pangan jika permintaan lebih banyak ketimbang penawaran. Sementara itu, penawaran tinggi dengan permintaan rendah menyebabkan harga turun. Konsep permintaan-penawaran ini dipengaruhi besar-kecilnya kebutuhan pembeli terhadap bahan pangan terkait.

5. Jumlah Pesaing (Eksternal)

Faktor kelima adalah jumlah pedagang yang menjual komoditas sama alias pesaing. Jika tidak ada pesaing, pedagang cenderung menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan pedagang yang ketat membuat harga bahan pangan cenderung menurun untuk memenangkan konsumen.

Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Rabu, 28 Januari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.

FAQ tentang Harga Sembako Jogja Hari Ini

1. Berapa harga ayam 1 kg di Jogja?

Per hari ini, daging ayam ras segar dihargai Rp 36.250/kg menurut data PIHPS.

2. Satu kilogram cabai rawit berapa?

Rawit merah mengalami peningkatan secara konsisten dalam beberapa hari terakhir. Per Rabu, 28 Januari 2026, satu kilonya dijual Rp 53.000. Sementara itu, rawit hijau dibanderol Rp 52.250/kg.

3. Siapa yang menentukan harga pangan?

Harga pangan ditentukan mekanisme pasar, yakni permintaan dan penawaran. Pemerintah juga berperan lewat kebijakan seperti penetapan harga acuan.




(par/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads