- Harga Sembako Jogja 27 Januari 2026 Versi PIHPS
- Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah 1. Produksi (Internal) 2. Distribusi (Internal) 3. Sumber Pasokan (Internal) 4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal) 5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
- FAQ tentang Harga Sembako Jogja Hari Ini 1. 1 kg cabai rawit berapa? 2. Harga beras sekarang 1 kilo berapa? 3. Siapa yang menentukan harga pangan?
Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan secara umum berpotensi berubah tiap hari. Pergeseran angka tersebut mesti diketahui masyarakat agar dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.
Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 12.10 WIB, 5 bahan pangan mengalami perubahan harga hari ini. Kelimanya adalah cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, dan daging ayam ras.
Grafik PIHPS menunjukkan, cabai merah besar mendadak jeblok hari ini, dari Rp 43.750 menjadi Rp 35.500/kg. Artinya, ada penurunan sebesar hampir 9 ribu rupiah atau sekitar 18%. Adapun rata-ratanya di tingkat nasional adalah Rp 39.550.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbanding terbalik dengan cabai merah besar, cabai merah keriting justru naik dari Rp 31.250 menjadi Rp 32.500 sekilo. Begitu pula rawit merah, harganya ngegas kurang lebih 5% menjadi Rp 52.000 dari sebelumnya Rp 49.500/kg.
Jenis cabai keempat yang bergeser harga hari ini adalah rawit hijau. Rawit hijau terlihat meneruskan tren turun harga. Usai kemarin turun 2.500 rupiah, hari ini, harganya merosot lebih jauh menjadi Rp 52.250/kg.
Di tingkat nasional yang rata-ratanya diambil dari data sample sejumlah provinsi, rawit hijau dibanderol Rp 51.250/kg. Provinsi dengan harga termurah adalah Sulawesi Selatan (Rp 21.850), sedangkan termahalnya di Kalimantan Utara (Rp 84.400).
Bagaimana dengan daging ayam ras segar? Sumber protein satu ini kembali naik harga, yakni dari Rp 35.750 menjadi Rp 36.250/kg. Rata-rata harganya di level nasional pun terlihat naik tipis, terhitung menjadi Rp 40.550 dari sebelumnya Rp 40.300.
Perlu diketahui, data PIHPS bersumber dari Pasar Beringharjo dan Kranggan. Daftar harga sembako Jogja hari ini 27 Januari 2026 dapat detikers simak via poin-poin berikut.
Harga Sembako Jogja 27 Januari 2026 Versi PIHPS
Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.000/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
- Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
- Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
- Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
- Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
- Cabai merah besar: Turun dari Rp 43.750 menjadi Rp 35.500/kg
- Cabai merah keriting: Naik dari Rp 31.250 menjadi Rp 32.500/kg
- Cabai rawit hijau: Turun dari Rp 55.000 menjadi Rp 52.250/kg
- Cabai rawit merah: Naik dari Rp 49.500 menjadi Rp 52.000/kg
- Daging ayam ras segar: Naik dari Rp 35.750 menjadi Rp 36.250/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
- Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng curah: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
- Telur ayam ras segar: Rp 28.000/kg
Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah
Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:
1. Produksi (Internal)
Ketersediaan bahan pokok di pasaran sangat memengaruhi harga. Contohnya, bila kondisi cuaca buruk sehingga gagal panen terjadi, maka harga akan melambung. Sebaliknya, jika jumlahnya melimpah, maka harga di pasaran turun.
2. Distribusi (Internal)
Pengiriman bahan pokok menuju pasar merupakan salah satu faktor penentu. Semakin mahal biaya distribusi, semakin mahal pula harga yang dipatok pedagang. Fluktuasi harga rerata suatu bahan pangan juga memengaruhi karena pedagang tentu membutuhkan laba.
3. Sumber Pasokan (Internal)
Jumlah pemasok bahan pangan yang sedikit berakibat naiknya harga karena langka. Sebaliknya, ketika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga turun.
4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)
Para pedagang akan menaikkan harga bahan pangan jika permintaan lebih banyak ketimbang penawaran. Sementara itu, penawaran tinggi dengan permintaan rendah menyebabkan harga turun. Konsep permintaan-penawaran ini dipengaruhi besar-kecilnya kebutuhan pembeli terhadap bahan pangan terkait.
5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
Faktor kelima adalah jumlah pedagang yang menjual komoditas sama alias pesaing. Jika tidak ada pesaing, pedagang cenderung menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan pedagang yang ketat membuat harga bahan pangan cenderung menurun untuk memenangkan konsumen.
Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Selasa, 27 Januari 2026. Perlu diketahui, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.
FAQ tentang Harga Sembako Jogja Hari Ini
1. 1 kg cabai rawit berapa?
Rawit hijau turun menjadi Rp 52.250/kg hari ini. Sementara itu, rawit merah naik jadi Rp 52.000 di pasar-pasar tradisional Jogja.
2. Harga beras sekarang 1 kilo berapa?
Beras termurah dibanderol Rp 12.150 per kilogram di Jogja, sedangkan termahalnya di Rp 16.000.
3. Siapa yang menentukan harga pangan?
Harga pangan ditentukan mekanisme pasar, yakni permintaan dan penawaran. Pemerintah juga berperan lewat kebijakan seperti penetapan harga acuan.
