Adu Banteng Kijang Vs Truk Fuso di Bogem Sleman

Adu Banteng Kijang Vs Truk Fuso di Bogem Sleman

Achmad Husain Syauqi - detikJogja
Kamis, 13 Agu 2026 10:46 WIB
Evakuasi Kecelakaan lalu lintas di jalan Jogja-Solo, Bogem, Sleman, Kamis (13/8/2026).
Evakuasi Kecelakaan lalu lintas di jalan Jogja-Solo, Bogem, Sleman, Kamis (13/8/2026). (Foto: dok. Polresta Sleman)
Sleman -

Kecelakaan lalu lintas dua kendaraan berlawanan arah terjadi di Jalan Jogja-Solo, Bogem, Kalurahan Taman Martani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, dini hari tadi. Mobil Toyota Kijang ringsek usai menghantam truk.

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, menjelaskan kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Jogja-Solo Km 15,5. Tepatnya di depan Bakmi Jowo Mbak Cempluk, Dusun Bogem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

"Tepatnya di depan Bakmi Jowo Mbak Cempluk, Dusun Bogem, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Kamis (13/8) sekitar pukul 04.30 WIB. Kecelakaan melibatkan mobil Kijang yang dikemudikan WF (30), laki-laki, warga Sentolo, Kulon Progo, dengan truk box Fuso Hino yang dikemudikan EFY (43), laki-laki, warga Pademangan, Jakarta Utara," terang Argo saat diminta konfirmasi detikJogja, Kamis (13/8/2026) pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Argo, kecelakaan bermula saat mobil Kijang melaju dari arah Jogja menuju Solo di jalur cepat. Saat hendak mendahului kendaraan di depannya, pengemudi diduga kurang berkonsentrasi sehingga kendaraan membentur truk Fuso yang melaju dari arah berlawanan.

"Diduga kurang berkonsentrasi sehingga kendaraan membentur truk Fuso yang melaju dari arah berlawanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Kijang mengalami sejumlah luka dan menjalani perawatan di RS PDHI Kalasan," lanjut Argo.

ADVERTISEMENT

Kedua kendaraan, jelas Argo, mengalami kerusakan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 18 juta. Petugas kepolisian telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan pengecekan terhadap korban, mengamankan barang bukti serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

"Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berkonsentrasi dan berhati-hati saat berkendara, tidak memaksakan diri untuk mendahului apabila situasi tidak memungkinkan, serta memastikan jarak aman dengan kendaraan lain. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan," pungkas Argo.

Warga Prambanan, Ari, mengatakan evakuasi mobil sampai pukul 06.00 WIB saat lalu lintas mulai ramai. Tapi kejadian kecelakaan sekitar subuh.

"Kejadiannya itu kata warga sekitar habis subuh tapi dievakuasi sampai pagi tadi. Sempat padat lalu lintasnya," jelasnya saat dihubungi ponselnya.



(aku/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads