Harga Sembako Jogja Hari Ini 9 Januari 2026: 4 Cabai dan Daging Ayam Turun!

Harga Sembako Jogja Hari Ini 9 Januari 2026: 4 Cabai dan Daging Ayam Turun!

Nur Umar Akashi - detikJogja
Jumat, 09 Jan 2026 12:59 WIB
Harga Sembako Jogja Hari Ini 9 Januari 2026: 4 Cabai dan Daging Ayam Turun!
Ilustrasi cabai. Foto: Muhammad Reevanza/detikFoto
Jogja -

Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan bahan pangan secara umum dapat bergeser tiap hari. Perubahan harga tersebut mesti diketahui masyarakat luas agar dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.

Dikutip dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 12.30 WIB, 4 jenis cabai serempak turun. Bersama cabai, daging ayam ras segar juga terlihat merosot.

Cabai merah besar dibanderol dengan harga lebih murah 750 rupiah ketimbang kemarin, terhitung dari Rp 45.750 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Penurunan ini adalah yang kedua dalam seminggu terakhir. Yang pertama terjadi pada 6 Januari 2026 saat harganya terjun dari Rp 47.000 menjadi Rp Rp 45.750/kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senada dengan cabai merah besar, cabai merah keriting juga turun. Grafik PIHPS menunjukkan, harganya merosot kurang lebih 3% menjadi Rp 37.500 dari sebelumnya Rp 38.750/kg. Di tingkat nasional, rerata harga cabai merah keriting adalah Rp 43.100.

Pergerakan harga cabai rawit hijau dalam sepekan terakhir juga menggambarkan tren koreksi. Pada 5 Januari, satu kilogramnya masih dibanderol Rp 69.000. Kemudian, turun jadi Rp 67.750 pada 7 Januari 2026. Hari ini, cabai rawit hijau kembali menyusut, menjadi Rp 67.500/kg.

ADVERTISEMENT

Rawit merah ambles dari Rp 45.000 menjadi Rp 42.000 per kilogram hari ini. Di seluruh Indonesia, provinsi dengan harga rawit merah termurah adalah Sulawesi Selatan (Rp 28.600), sedangkan termahalnya di Maluku (Rp 107.500).

Bahan pangan lain yang turun harga adalah daging ayam ras segar. Harga per kilogramnya melandai dari Rp 36.250 menjadi Rp 35.250. Namun, harga rata-ratanya di seluruh Indonesia tercatat tidak turun, tetap di Rp 40.900.

Perlu diketahui, data PIHPS bersumber dari harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan. Daftar harga sembako Jogja hari ini 9 Januari 2026 dapat detikers simak via poin-poin berikut.

Harga Sembako Jogja 9 Januari 2026 Versi PIHPS

Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.

  • Bawang merah ukuran sedang: Rp 43.500/kg
  • Bawang putih ukuran sedang: Rp 39.500/kg
  • Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
  • Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
  • Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
  • Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
  • Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
  • Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
  • Cabai merah besar: Turun dari Rp 45.750 menjadi Rp 45.000/kg
  • Cabai merah keriting: Turun dari Rp 38.750 menjadi Rp 37.500/kg
  • Cabai rawit hijau: Turun dari Rp 67.750 menjadi Rp 67.500/kg
  • Cabai rawit merah: Turun dari Rp 45.000 menjadi Rp 42.000/kg
  • Daging ayam ras segar: Turun dari Rp 36.250 menjadi Rp 35.250/kg
  • Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
  • Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
  • Gula pasir kualitas premium: Rp 18.250/kg
  • Gula pasir lokal: Rp 17.000/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 18.000/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
  • Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
  • Telur ayam ras segar: Rp 29.750/kg

Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah

Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:

1. Produksi (Internal)

Ketersediaan bahan pokok di pasaran sangat memengaruhi harga. Contohnya, bila kondisi cuaca buruk sehingga gagal panen terjadi, maka harga akan melambung. Sebaliknya, jika jumlahnya melimpah, maka harga di pasaran turun.

2. Distribusi (Internal)

Pengiriman bahan pokok menuju pasar merupakan salah satu faktor penentu. Semakin mahal biaya distribusi, semakin mahal pula harga yang dipatok pedagang. Fluktuasi harga rerata suatu bahan pangan juga memengaruhi karena pedagang tentu membutuhkan laba.

3. Sumber Pasokan (Internal)

Jumlah pemasok bahan pangan yang sedikit berakibat naiknya harga karena langka. Sebaliknya, ketika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga turun.

4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)

Para pedagang akan menaikkan harga bahan pangan jika permintaan lebih banyak ketimbang penawaran. Sementara itu, penawaran tinggi dengan permintaan rendah menyebabkan harga turun. Konsep permintaan-penawaran ini dipengaruhi besar-kecilnya kebutuhan pembeli terhadap bahan pangan terkait.

5. Jumlah Pesaing (Eksternal)

Faktor kelima adalah jumlah pedagang yang menjual komoditas sama alias pesaing. Jika tidak ada pesaing, pedagang cenderung menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan pedagang yang ketat membuat harga bahan pangan cenderung menurun untuk memenangkan konsumen.

Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Jumat, 9 Januari 2026. Perlu diketahui, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.




(par/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads