Tiga monyet milik Ibarbo Park yang lepas dan berkeliaran di lingkungan SMPN 1 Sleman bikin resah. Upaya penangkapan masih tak juga membuahkan hasil.
Ketiga monyet itu dilaporkan terlepas dari kandang dan terlihat di lingkungan sekolah pada Rabu (22/7/2026). Ketiga monyet itu pun bikin geger warga sekolah.
"Terkait informasi monyet ekor panjang yang terlihat berkeliaran di sekitar SMPN 1 Kalasan, dapat kami sampaikan bahwa satwa tersebut hingga saat ini memang belum berhasil ditangkap untuk dikandangkan kembali," kata GM Ibarbo Park, Ajris Sufata saat dihubungi detikJogja, Sabtu (25/7).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ajris menyebut dari hasil pemantauan tim Ibarbo Park, monyet-monyet itu setiap sore kembali ke area Ibarbo Park. Pihaknya pun menggandeng komunitas dan melapor ke BKSDA untuk penanganan monyet lepas itu.
"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan internal, komunitas, dan membuat laporan ke BKSDA dalam melakukan upaya penanganan secara hati-hati agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman, baik bagi satwa maupun masyarakat sekitar," terangnya.
Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tak mendekati, memberi makan maupun mencoba menangkap monyet itu secara mandiri. Hal ini demi mencegah risiko yang tak diinginkan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati, memberi makan, atau berupaya menangkap satwa tersebut secara mandiri, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan," jelasnya.
Sebagai informasi, ketiga monyet itu awalnya diketahui pada Rabu (22/7) siang. Petugas Keamanan di SMPN 1 Sleman, Ahmad Fauzan, menyebut ketiga monyet itu bikin geger warga sekolah.
"Iya hari Rabu siang, ketahuannya siang. Pagi ini masih ada, ternyata masih ada di sekolah, sekitaran sekolah, tiga ekor," jelas Fauzan saat ditemui di SMPN 1 Sleman, Jetis, Caturharjo, Sleman, Kamis (23/7).
"Kalau untuk hari ini ada guru yang mengeluhkan bilangnya mengganggu, agak mengganggu. Karena di saat monyet itu lewat di selasar kelas, otomatis perhatian anak langsung ke situ. Iya mengganggu konsentrasi anak waktu belajar, pembelajaran," ujarnya.
Fauzan bilang pihaknya sudah mencoba menelusuri asal tiga monyet ini. Akhirnya diketahui monyet tersebut berasal dari tempat wisata bernama Ibarbo Park yang lokasinya memang tidak jauh dari sekolah.
"Kalau sementara kita konfirmasikan, itu katanya dari Ibarbo. Lepas 10 (ekor monyet) kemarin, terus bilangnya sudah ketangkap empat. Nah, hari ini saya konfirmasi lagi sudah ketangkap tujuh, berarti masih ada tiga yang di sekolahan ini," terangnya.
Sementara itu, GM Ibarbo Park, Ajris Sufata membenarkan ketiga monyet yang terlepas itu berasal dari Ibarbo. "Dulu kan kita punya monyet, itu memang untuk, kita kan bisnisnya memang taman wisata ya, terus ada kebun binatang mini itulah ya. Terus banyak masukan di Google, monyetnya itu bikin bau," jelas Ajris saat dihubungi, Kamis (23/7).
Monyet-monyet tersebut rencananya akan diserahkan ke komunitas. Oleh karena itu, monyet-monyet itu dipindahkan ke kandang masing-masing dari kandang aslinya. Namun, karena kandang baru tidak layak monyet itu terlepas.
"Setelah dipindahkan ke kandang yang dekat SMP 1, bulan November kalau nggak salah, itu lepas. Jadi bukan kandangnya monyet asli ya, kayak kayak kecil-kecil kotak-kotak gitu lho kayak kandang apa ya, kandang kandang kucing-kucing yang ukuran kecil gitu lho," ungkapnya.
Berbagai upaya sudah dilakukan Ibarbo Park untuk menangkap kembali para monyet tersebut. Ajris menjelaskan total ada 10 monyet yang lepas namun tujuh monyet sudah berhasil diamankan.
"Sebagian tertangkap dan sudah diberikan ke salah satu komunitas. Nah, yang sisa tiga ini yang kemarin kita cari, ternyata posisinya ada di SMP 1," terang Ajris.

Komentar Terbanyak
Ulah Oknum Fotografer 'Kuasai' Pelang Jalan Malioboro demi Cuan
Awal Mula Terungkapnya Sultan HB X Jadi Korban Rekayasa AI
Alasan Mahasiswa USD Cosplay Kamen Rider Saat Ujian Proposal Tesis