Awal Mula Wanita Misterius Dievakuasi SAR dari Tengah Parangtritis

Awal Mula Wanita Misterius Dievakuasi SAR dari Tengah Parangtritis

Tim detikJogja - detikJogja
Jumat, 10 Jul 2026 10:08 WIB
Pantai Parangtritis, Bantul, saat momen libur Idul Adha, Kamis (28/5/2026).
Pantai Parangtritis, Bantul. Foto: Dok. detikJogja
Bantul -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang wanita misterius dievakuasi oleh petugas gabungan SAR di Pantai Parangtritis, Bantul. Wanita berhijab itu, awalnya berjalan sendirian hingga ke tengah pantai. Dan petugas yang melihat langsung mendatanginya untuk membujuk agar menepi.

Koordinator Jogo Segoro Wilayah Parangtritis-Depok, M. Arif Nugraha, menuturkan mulanya wanita tersebut berada di pinggir Pantai Parangtritis. Tetapi, dari pemantauan sang wanita yang tidak diketahui identitasnya tersebut terus berjalan hingga ke tengah laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas yang mengetahui ada perempuan berjalan terlalu jauh ke tengah laut lalu mendatangi dan membujuk perempuan itu agar mau kembali ke daratan," ujar Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (9/7/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah dilakukan evakuasi, akhirnya wanita tersebut bersedia kembali ke daratan. Kemudian petugas membawanya itu ke posko SAR Parangtritis.

"Perempuan itu lalu mulai tenang dan dapat diajak berkomunikasi. Tapi dari keterangannya tadi, tas milik perempuan itu hanyut terbawa ombak," kata Arif.

Petugas berupaya mencari identitas perempuan tersebut. Selain itu, petugas masih mengajak komunikasi perempuan itu agar mau memberikan nomor yang bisa dihubungi.

Arif menduga pemicu wanita itu diduga menceburkan diri karena masalah psikologis. Mengingat awalnya wanita itu sulit berkomunikasi dengan petugas dan terkesan linglung.

"Dari indikasi awal dan kondisi psikologisnya saat dievakuasi, yang bersangkutan diduga sedang mengalami depresi berat," ucapnya.



(apl/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads