Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Petugas gabungan SAR di Pantai Parangtritis, Bantul, mengevakuasi perempuan berhijab yang berjalan ke tengah pantai. Kini petugas berupaya melacak keluarga wanita tanpa identitas tersebut.
KoordinatorJogo Segoro Wilayah Parangtritis-Depok, M. Arif Nugraha, menjelaskan awalnya ada seorang perempuan yang berada di pinggir Pantai Parangtritis siang tadi. Namun, perempuan itu terpantau terus berjalan ke tengah laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas yang mengetahui ada perempuan berjalan terlalu jauh ke tengah laut lalu mendatangi dan membujuk perempuan itu agar mau kembali ke daratan," kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis (9/7/2026).
Akhirnya, perempuan tersebut mau kembali ke daratan. Selanjutnya petugas membawa perempuan itu ke posko SAR Parangtritis.
"Perempuan itu lalu mulai tenang dan dapat diajak berkomunikasi. Tapi dari keterangannya tadi, tas milik perempuan itu hanyut terbawa ombak," ujarnya.
Oleh sebab itu, petugas masih berupaya mencari identitas perempuan tersebut. Selain itu, petugas masih mengajak komunikasi perempuan itu agar mau memberikan nomor yang bisa dihubungi.
Arif menduga pemicu wanita itu diduga menceburkan diri karena masalah psikologis. Mengingat awalnya perempuan itu sulit berkomunikasi dengan petugas dan terkesan linglung.
"Dari indikasi awal dan kondisi psikologisnya saat dievakuasi, yang bersangkutan diduga sedang mengalami depresi berat," ucapnya.
