Amien Rais Klaim Dicurhati Menteri Tak Bisa Temui Prabowo karena Teddy

Amien Rais Klaim Dicurhati Menteri Tak Bisa Temui Prabowo karena Teddy

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Sabtu, 02 Mei 2026 23:37 WIB
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Ummat 2026 di Kecamatan Mlati, Sleman, Sabtu (2/6/2026).
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Ummat 2026 di Kecamatan Mlati, Sleman, Sabtu (2/6/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Sleman -

Amien Rais kembali melontarkan kritik terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ia menilai posisi Teddy terlalu dekat dengan Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi mengganggu jalannya kepemimpinan.

Amien menyebut, peran Teddy saat ini dinilai sudah melampaui kapasitas sebagai sekretaris kabinet. Ia bahkan menuding Teddy memiliki kendali dalam menentukan siapa saja yang bisa bertemu dengan Presiden.

"Nah saya melihat, ini Pak Teddy ini hanya 'nggulet' terus. Sampai-sampai yang menentukan tamu siapa, menteri mana, jenderal mana yang bisa ketemu Pak Prabowo itu si Teddy ini," kata Amien saat ditemui di Sleman, Sabtu (2/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya punya teman menteri, yang bilang sama saya 'kadang-kadang mau ketemu presiden tidak bisa, karena kata Teddy tidak ada waktu'. Padahal Pak Prabowo ada, cuma mau ketemu 5-10 menit saja juga tidak bisa," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Amien menilai situasi itu berpotensi menjadi blunder dalam kepemimpinan Prabowo.

"Nah yang kayak begini ini menjadi blunder, menjadi handicap bagi perjalanan kepemimpinan Pak Prabowo itu," cetusnya.

Meski begitu, Amien tidak mendorong adanya sanksi keras terhadap Teddy. Ia hanya mengusulkan agar posisi Teddy dialihkan ke tempat lain agar tidak terlalu dekat dengan Presiden.

"Nggak usah dihukum, nggak usah dicerca. Cuma diberikan job yang lain, diganti dengan seseorang yang tidak jadi beban," tegasnya.

Ia pun menekankan agar Teddy tidak lagi berada dalam lingkaran dekat Presiden agar tidak memicu persoalan dalam koordinasi pemerintahan.

"Singkirkan Teddy ini. Berikan kesibukan di tempat yang lain, tapi tidak nempel dengan Pak Prabowo sehingga bisa mengganggu," pungkasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads