Langkah strategis dalam penguatan struktur pemerintahan sering kali ditandai dengan penempatan figur-figur kompeten pada posisi krusial. Kehadiran pemimpin yang memiliki pemahaman mendalam tentang pola komunikasi publik menjadi sangat penting agar kebijakan negara dapat tersampaikan secara transparan. Momentum penyegaran jabatan ini diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan informasi di masa depan.
Dilansir detikNews, suasana khidmat menyelimuti Istana Negara, Jakarta, pada Senin (27/4/2026) saat Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat negara dan menteri. Di antara jajaran tokoh yang mengucap sumpah jabatan, M Qodari menjadi salah satu yang paling diperhatikan publik mengingat sepak terjangnya di dunia politik.
Dalam acara tersebut Muhammad Qodari secara resmi dilantik jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah. Prosesi pelantikan ini dipandu langsung oleh Presiden Prabowo dan dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi negara seperti Wapres Gibran Rakabuming hingga Ketua MPR Ahmad Muzani. Lantas, siapa sebenarnya M Qodari itu? Berikut profil ringkasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendidikan dan Karier M Qodari
Muhammad Qodari memiliki latar belakang akademik di bidang perilaku sosial dan politik. Dilansir laman resmi Alumni UGM, Kantor Staf Presiden, dan detikNews, ia merupakan alumnus program doktor pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM angkatan 2007. Sebelumnya, pria kelahiran Palembang, 15 Oktober 1973, ini menyelesaikan studi S1 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1997) dan meraih gelar Magister di University of Essex, Inggris (2002) dengan spesialisasi political behaviour.
Qodari pernah bertugas sebagai wakil Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pada 20 Oktober 2024. Kemudian, pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi kepala staf kepresidenan.
Jauh sebelum sepak terjangnya di dunia politik, Qodari dikenal sebagai pendiri Indo Barometer, sebuah lembaga riset independen, pada 2006. Tiga tahun sebelumnya, yakni pada 2003, namanya tercatat menjabat sebagai direktur riset di Lembaga Survei Indonesia. Pada 2002, Qodari pernah bekerja di Institut Arus Informasi (ISAI) dan Centre for Strategic and International Studies (CSIS).
Selain aktif di dunia riset, ia juga produktif melahirkan karya tulis ilmiah. Salah satu karya Qodari berjudul "Kabar-kabar Kebencian: Media Massa dan Prasangka Agama".
Harta Kekayaan M Qodari
Menurut laporan e-LHKPN yang disampaikan pada 19 Januari 2025, Muhammad Qodari tercatat memiliki total harta kekayaan bersih sebesar Rp 261.937.383.652. Berikut rincian aset yang dimilikinya:
- Tanah dan Bangunan: Rp 182.792.200.000
- Kas dan Setara Kas: Rp 70.718.520.875
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 9.864.000.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp 933.000.000
- Surat Berharga: Rp 475.000.000
- Harta Lainnya: Rp 11.109.280
Demikian sekilas mengenai profil Muhammad Qodari, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang baru, menggantikan Angga Raka Prabowo.
Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom

Komentar Terbanyak
Saran Pakar UGM soal Polemik Jogja Last Friday Ride
Daftar Negara Lolos Semi Final Piala Dunia 2026: Isinya Rank 1-4 FIFA!
Hasil Piala Dunia 2026: Spanyol ke Final Usai Sikat Prancis 2-0