Sebuah video yang memperlihatkan beberapa remaja saling kejar menggunakan sepeda motor hingga saling menantang di Seyegan Sleman viral di media sosial. Dalam video tersebut juga tampak adanya keributan antar kelompok remaja tersebut.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @jogja_admin tersebut tampak menyorot tiga orang remaja mengendarai satu motor tengah dikejar kelompok remaja lainnya yang turut mengendarai motor.
Dalam keterangan unggahan akun @jogja_admin tersebut juga disebutkan aksi kenakalan remaja ini terjadi di wilayah Sayegan, Sleman, Minggu (9/8) pagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam video terlihat sejumlah remaja terlibat kejar- kejaran dan keributan. Yang mengkhawatirkan, tampak ada di antara mereka yang membawa senjata tajam jenis celurit. Dalam aksinya, salah seorang remaja nekat mencabut kunci motor milik pengendara lain yang terjatuh dan terlibat dalam keributan," tulis keterangan unggahan itu dilihat detikJogja, Senin (10/8/2026).
Video tersebut tampak direkam oleh salah satu remaja yang dikejar. Berbagai umpatan dan tantangan diteriakan para remaja itu. Disebutkan dalam keterangan unggahan @jogja_admin, video itu adalah cuplikan dari siaran langsung media sosial.
"Bablaske Ringroad sek," teriak salah satu remaja yang mengambil video tersebut.
"Ayo ngopo kowe b*jingan!," lanjut remaja lainnya.
Dimintai konfirmasi mengenai kejadian ini, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menyebut pihaknya telah melakukan penyelidikan. Hasilnya, sebagian remaja dalam video itu sudah berhasil diamankan.
Meski begitu, Argo masih belum memberikan keterangan rinci mengenai kejadian ini lantaran proses penyelidikan masih terus berjalan. Ia menegaskan, pihaknya juga masih memburu para remaja lainnya yang terlibat kejadian itu.
"Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polsek Mlati. Korban dan para terduga pelaku sudah teridentifikasi, sebagian terduga pelaku telah diamankan," papar Argo saat dihubungi, hari ini.
"Petugas masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku lainnya serta barang bukti senjata tajam. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kemudian," tegasnya.

Komentar Terbanyak
Mahasiswa UGM Terancam Sanksi Buntut Hina Pasien BPJS Yurizal
Ancaman Sanksi Pemasang Pelang Jalan Malioboro Ilegal
RS Sardjito Kembalikan Elda Residen Penghina Pasien BPJS Yurizal ke UGM