Kisah Buruh Tani di Kulon Progo Naik Haji dari Hasil Pelihara Anak Sapi

Kisah Buruh Tani di Kulon Progo Naik Haji dari Hasil Pelihara Anak Sapi

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 19 Apr 2026 11:27 WIB
Daliman, buruh tani asal Kulon Progo menceritakan perjuangannya untuk berangkat haji
Daliman, buruh tani asal Kulon Progo menceritakan perjuangannya untuk berangkat haji. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Kulon Progo -

Seorang buruh tani asal Kulon Progo, berhasil mewujudkan impian berangkat ke Tanah Suci. Adalah Daliman (63), pria yang tak memiliki sejengkal tanah sawah pun namun mampu melunasi biaya haji dari hasil ketekunannya memelihara sapi.

Daliman sehari-hari menggantungkan hidup dengan menggarap lahan milik orang lain di Desa Kaligintung, Kapanewon Temon. Meski hidup dalam keterbatasan, niatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima sudah tertanam kuat sejak belasan tahun silam.

"Saya ini benar-benar orang buruh karena tidak punya sawah sendiri, semua yang saya garap punya orang lain. Tapi saya yakin, kalau untuk ibadah pasti ada jalan keluarnya," ujar Daliman saat ditemui di kediamannya, Sidatan, Kaligintung, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan Daliman menuju Makkah dimulai pada tahun 2012 silam. Saat itu ia masih merantau di Kalimantan Selatan sebagai operator alat berat.

ADVERTISEMENT

Kala itu, ia memberanikan diri mengambil dana talangan untuk setoran awal haji sebesar Rp 25 juta.

"Dulu cicilannya sekitar Rp 3 juta sebulan, itu hasil saya glidhik (kerja) di luar Jawa bawa alat berat macam dozer. Saya pulang ke kampung tahun 2017 dalam kondisi nol lagi, tapi setoran awal sudah aman lunas," kenangnya.

Untuk mencukupi kebutuhan pelunasan haji, ia memutar otak dengan membeli dua ekor anak sapi atau pedet untuk diinvestasikan.

"Waktu itu beli pedet kecil cuma Rp 11 juta dapat dua ekor, saya pelihara sekitar satu setengah tahun. Alhamdulillah pas mau pelunasan laku Rp 24 juta, tinggal tambah sedikit saja untuk bayar ke bank," kata Daliman dengan wajah sumringah.

Kini, Daliman dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam kloter pertama pada 21 Mei mendatang. Ia mengaku sempat tak kuasa menahan tangis saat pihak Kemenag memberikan kepastian keberangkatannya tahun ini.

"Saya sempat keluar air mata pas dikabari, tidak menyangka saja. Padahal dulu sering sekali buat makan besok saja bingung, tapi ternyata kalau kita niat dan yakin, rezeki itu datangnya dari mana saja," pungkasnya.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads