- Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 7 April 2026 Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 7 April 2026 Bacaan I Kis. 2:36-41 Bacaan Mazmur Mzm. 33:4-5,18-19,20,22 Bacaan Injil Yoh. 20:11-18 Bacaan Ofisi Kis 2:1-21 Renungan Harian Katolik Selasa 7 April 2026 Doa Katolik Hari Ini
- FAQ 1. Renungan harian Katolik 7 April 2026 tentang apa? 2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 7 April 2026? 3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 7 April 2026?
Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 7 April 2026 merupakan hari Selasa dalam oktaf Paskah dengan peringatan kisah Santo Yohanes de la Salle, Pangaku Iman; dan Beato Henry Walpole, Martir. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang kaum perempuan, mari simak renungan Katolik hari Selasa, 7 April 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh W Teguh Santosa SJ. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 7 April 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 7 April 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 7 April 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan Kis. 2:36-41; dilanjut Mazmur Mzm. 33:4-5,18-19,20,22; bacaan Injil Yoh. 20:11-18; dan bacaan ofisi Kis 2:1-21. Berikut ini uraian lengkapnya:
Bacaan I Kis. 2:36-41
- Kis 2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
- Kis 2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
- Kis 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
- Kis 2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
- Kis 2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."
- Kis 2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
Bacaan Mazmur Mzm. 33:4-5,18-19,20,22
- Mzm 33:4 Sebab firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.
- Mzm 33:5 Ia senang kepada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia Tuhan.
- Mzm 33:18 Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,
- Mzm 33:19 untuk melepaskan jiwa mereka dari pada maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.
- Mzm 33:20 Jiwa kita menanti-nantikan Tuhan. Dialah penolong kita dan perisai kita!
- Mzm 33:22 Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.
Bacaan Injil Yoh. 20:11-18
- Yoh 20:11 Tetapi Maria berdiri dekat kubur itu dan menangis. Sambil menangis ia menjenguk ke dalam kubur itu,
- Yoh 20:12 dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki di tempat mayat Yesus terbaring.
- Yoh 20:13 Kata malaikat-malaikat itu kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis?" Jawab Maria kepada mereka: "Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan."
- Yoh 20:14 Sesudah berkata demikian ia menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
- Yoh 20:15 Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya."
- Yoh 20:16 Kata Yesus kepadanya: "Maria!" Maria berpaling dan berkata kepada-Nya dalam bahasa Ibrani: "Rabuni!", artinya Guru.
- Yoh 20:17 Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."
- Yoh 20:18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: "Aku telah melihat Tuhan!" dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.
Bacaan Ofisi Kis 2:1-21
- Kis 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
- Kis 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
- Kis 2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
- Kis 2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
- Kis 2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
- Kis 2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
- Kis 2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?
- Kis 2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
- Kis 2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,
- Kis 2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,
- Kis 2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."
- Kis 2:12 Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: "Apakah artinya ini?"
- Kis 2:13 Tetapi orang lain menyindir: "Mereka sedang mabuk oleh anggur manis."
- Kis 2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
- Kis 2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,
- Kis 2:16 tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel:
- Kis 2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir?demikianlah firman Allah?bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
- Kis 2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.
- Kis 2:19 Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.
- Kis 2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.
- Kis 2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
Renungan Harian Katolik Selasa 7 April 2026
Hari masih gelap ketika Maria Magdalena menemukan bahwa makam Yesus telah kosong. Pada saat itulah, ia dijumpai oleh dua malaikat, dan bahkan oleh Yesus sendiri yang telah dibangkitkan.
Ia pun lalu menceritakan pengalaman itu kepada murid-murid Yesus. Namun, para murid rupanya sulit untuk memercayai kisahnya. Pada masa itu, kesaksian seorang perempuan, apalagi Maria Magdalena, dipandang tidak bisa dipercaya.
Perempuan dipandang tidak memiliki kredibilitas untuk bersaksi karena dianggap tidak bisa membedakan ilusi, mimpi, fiksi, dan kenyataan yang terjadi. Makam kosong ternyata tidak serta-merta membuat para murid percaya, padahal mereka telah diajar berulang kali tentang kebangkitan oleh Yesus.
Dari sini, kita diajak untuk merasakan dan mengalami segala pergumulan yang menantang intuisi rohani kita. Kita diajak untuk sabar dalam mengumpulkan bukti-bukti, kritis dan tajam dalam melihat setiap fakta, serta bijak dalam melihat setiap peristiwa.
Tidak semua hal dituliskan secara mendetail dalam Kitab Suci. Hal itu menantang kemampuan kontemplasi kita untuk pandai merangkai segala peristiwa dan menafsir kisah dengan benar.
Maria Magdalena menjadi teladan kita. Dia yang termasuk bagian dari kelompok inferior di kalangan masyarakat Yahudi percaya akan kebangkitan Kristus, tanpa menuntut diberikan tanda ini dan itu, misalnya saja agar ditunjukkan terlebih dahulu bekas luka-luka akibat penyaliban.
Tidak salah bahwa Tuhan menampakkan diri kepadanya, bukan kepada yang lain. Yesus dengan ini mengubah Maria Magdalena dari seorang yang tidak diperhitungkan menjadi tokoh yang layak didengarkan kesaksiannya.
Sampai zaman sekarang, masih banyak ditemukan di berbagai tempat dan peristiwa, bahwa kesaksian perempuan dianggap omong kosong. Akan tetapi, dua ribu tahun yang lalu, Maria Magdalena, seorang mantan perempuan pendosa, dipakai Yesus untuk menjadi saksi kunci pertama kebangkitan-Nya.
Yesus memberdayakan kaum perempuan. Tuhan selalu memilih orang yang dipandang rendah oleh manusia untuk ditinggikan. Yesus menggunakan Maria Magdalena, seorang perempuan yang tidak memiliki suara di kalangan masyarakat Yahudi, untuk bersaksi.
Ia menjadi saksi kunci peristiwa kebangkitan Yesus di tempat kejadian perkara. Dalam luapan sukacita, ia berkata kepada para murid, "Aku telah melihat Tuhan!" Mari kita bertanya pada diri kita masing-masing, "Bagaimana intuisi rohani kita memahami bahwa Yesus sungguh bangkit?"
Doa Katolik Hari Ini
Allah pencipta dan penyelamat, Engkau telah memulihkan kami dengan perayaan Paskah. Bimbinglah kami dengan rahmat-Mu, agar kami memperoleh kebebasan sempurna, sehingga dapat bergembira di dunia dan bersukacita di surga.
Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 7 April 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
FAQ
1. Renungan harian Katolik 7 April 2026 tentang apa?
Renungan Katolik hari ini 7 April 2026 mengangkat refleksi tentang kaum perempuan yang masih sering dianggap rendah dan kurang berdaya.
2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 7 April 2026?
Bacaan Injil Katolik 7 April 2026 adalah Yohanes 20 mulai dari ayat 11 sampai 18.
3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 7 April 2026?
Dalam renungan harian Katolik 7 April 2026, kita juga merenungi kisah Santo Yohanes de la Salle (Pengaku Iman), dan Beato Henry Walpole (Martir).
(sto/dil)












































Komentar Terbanyak
Sultan HB X Angkat Bicara soal Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terungkap Detik-detik Pelajar Tewas Dibacok 6 Gangster di Dekat SMAN 3 Jogja
Misteri Tewasnya Fotografer Keraton Jogja Sekeluarga Dalam Tenda Saat Kamping