Pekerja Tewas Tertimpa Tembok Saat Bongkar Rumah di Sleman

Pekerja Tewas Tertimpa Tembok Saat Bongkar Rumah di Sleman

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 09 Jul 2026 16:28 WIB
Pekerja bangunan tewas tertimpa tembok di Dusun Jering, Sidorejo, Godean, Sleman, Kamis (9/7/2026).
Lokasi pekerja bangunan tewas tertimpa tembok di Dusun Jering, Sidorejo, Godean, Sleman, Kamis (9/7/2026). Foto: Dok. Polresta Sleman
Sleman -

Tembok rumah setinggi sekitar 3 meter roboh saat proses pembongkaran di Dusun Jering, Sidorejo, Godean, Sleman. Akibatnya kejadian ini, seorang pekerja bangunan tewas akibat tertimpa dinding tersebut.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan peristiwa ini terjadi Kamis (9/7) sekitar pukul 10.15 WIB.

Pekerja yang meninggal diketahui berinisial T (50) warga Dusun Kolodanan, Ngluwar, Jawa Tengah. Sementara rekannya, Y (35), warga Bligo, Ngluwar, Jawa Tengah, mengalami luka dan menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat proses pembongkaran berlangsung, dinding rumah tiba-tiba roboh dan menimpa dua pekerja yang sedang berada di dekatnya," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

Pekerja bangunan tewas tertimpa tembok di Dusun Jering, Sidorejo, Godean, Sleman, Kamis (9/7/2026).Evakuasi pekerja bangunan tewas tertimpa tembok di Dusun Jering, Sidorejo, Godean, Sleman, Kamis (9/7/2026). Foto: Dok. Polresta Sleman

ADVERTISEMENT

Argo mengatakan, menurut keterangan saksi, warga saat itu langsung memberikan pertolongan. Namun, T mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara Y berhasil dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Dari hasil keterangan sementara, kedua korban telah bekerja membongkar rumah tersebut selama sekitar 10 hari bersama beberapa pekerja lainnya. Dugaan awal, tembok bangunan lama yang memiliki tinggi sekitar 3 meter dan lebar 6 meter tersebut roboh karena kondisinya sudah rapuh," terangnya.

"Diduga tembok bangunan lama tersebut roboh akibat kondisi konstruksi yang sudah rapuh," lanjutnya.

Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan para saksi, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Sebelum pekerjaan dimulai, pastikan kondisi struktur bangunan telah diperiksa, gunakan alat pelindung diri, serta lakukan pembongkaran sesuai prosedur guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat mengakibatkan korban jiwa," imbau Argo.



(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads